Upacara Hardiknas 2026 di SMAN 1 Jatiwaras Berlangsung Khidmat, Tegaskan Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Bermutu

Tasikmalaya – AswinNews.com — Suasana khidmat menyelimuti lapangan upacara SMAN 1 Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, saat pelaksanaan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan ini mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu Bagi Semua” dan diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, serta siswa.

Bertindak sebagai pembina upacara, Nisa Tulus Rahayu, S.Pd., M.Pd., membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Baca juga Ketua Yayasan Haji Ahmad Mansur Hadiri Silaturahmi dan HBH 1447 H Alumni Ponpes Babakan Ciwaringin

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan amanat inspiratif tentang pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama dalam membangun peradaban bangsa.

Dalam sambutan yang dibacakan, Menteri menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu pengetahuan, melainkan upaya memanusiakan manusia.

Ia mengingatkan kembali nilai-nilai dasar pendidikan nasional yang diwariskan oleh Ki Hajar Dewantara melalui konsep asah, asih, dan asuh.

“Pendidikan adalah proses menumbuhkembangkan potensi manusia agar menjadi insan yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, dan bertanggung jawab,” demikian kutipan amanat tersebut.

Lebih lanjut, Menteri menyampaikan bahwa arah pembangunan pendidikan saat ini sejalan dengan visi pemerintahan Prabowo Subianto yang menempatkan penguatan sumber daya manusia sebagai fondasi menuju Indonesia maju, makmur, dan bermartabat.

Dalam pidatonya, dipaparkan lima kebijakan strategis pemerintah di bidang pendidikan. Pertama, pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran, yang hingga 2025 telah menjangkau lebih dari 16 ribu satuan pendidikan.

Kedua, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru melalui program beasiswa, pelatihan kompetensi, serta penyaluran tunjangan secara langsung.

Ketiga, penguatan karakter peserta didik melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan.

Keempat, peningkatan mutu pembelajaran melalui penguatan literasi, numerasi, serta pendekatan sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), termasuk penerapan Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Kelima, perluasan akses pendidikan melalui skema fleksibel seperti sekolah terbuka, pembelajaran jarak jauh, serta pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus.

Menteri juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan kebijakan pendidikan.

Menurutnya, pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.
“Tanpa dukungan semua pihak, kebijakan pendidikan hanya akan menjadi formalitas.

Dibutuhkan pola pikir maju, mental kuat, dan komitmen yang lurus untuk memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan pendidikan yang layak,” tegasnya dalam amanat tersebut.

Upacara Hardiknas di SMAN 1 Jatiwaras ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen seluruh warga sekolah dalam memajukan sektor pendidikan.

Baca juga. Diduga Terorganisir, Pelangsiran BBM Di SPBU Sitorajo Kari Disinyalir Suplai Tambang Emas Ilegal

Melalui peringatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat demi menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna dan relevan, serta menjadikan pendidikan sebagai fondasi utama menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat.

🖊️ Laporan Jurnalis: Maztho
🤝 Kontributor: Piyan Sopian, S.Pd., M.Pd (Wakasek Kesiswaan SMAN 1 Jatiwaras Kab. Tasikmalaya)
Redaksi AswinNews.com – Tajam, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *