Diskominfo Purwakarta Diduga Langgar Kesepakatan Kerja Sama Media, Wartawan Layangkan Protes

PURWAKARTA, Aswinnews.com — Polemik kerja sama media di Kabupaten Purwakarta mencuat setelah Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat diduga melanggar kesepakatan dengan sejumlah wartawan dan organisasi media.

Persoalan ini mencuat pada Kamis (2/4/2026), setelah Presidium Organisasi Media bersama Pokja Pasawahan Pondoksalam melayangkan protes keras terkait dugaan realisasi kerja sama media yang dinilai tidak sesuai dengan kesepakatan awal.

Sebelumnya, wartawan, DPRD, dan pihak Diskominfo disebut telah menyepakati penundaan kerja sama media. Penundaan tersebut dilakukan menyusul adanya penurunan pagu anggaran yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga Publik Desak Kejari, Kasus Honorarium DPRD Blora Rp5,3 Miliar Harus Diusut Tuntas

Namun demikian, berdasarkan data dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), kegiatan kerja sama media tersebut diduga telah direalisasikan. Hal ini memicu kekecewaan dan reaksi keras dari kalangan wartawan dan organisasi media.

Koordinator Presidium Organisasi Media, Lambert Lilypali, menegaskan bahwa pihaknya menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan bersama.

“Ini adalah pelanggaran kesepakatan yang tidak dapat diterima. Kami akan terus memperjuangkan hak-hak kami dan menuntut transparansi dari Diskominfo Purwakarta,” ujarnya.

Baca Juga APTRI Tagih Janji Bulog, Ribuan Petani Tebu Aksi Dan Teriakkan “Pembohong”

Ia juga menambahkan, apabila dugaan tersebut terbukti, pihaknya tidak menutup kemungkinan akan mengambil langkah lanjutan sebagai bentuk protes.

“Kami tidak akan tinggal diam dan akan terus menuntut transparansi serta keadilan,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya mendesak Diskominfo Purwakarta untuk segera memberikan klarifikasi resmi terkait polemik tersebut. Mereka juga meminta DPRD Purwakarta untuk melakukan pengawasan agar proses kerja sama media berjalan secara transparan dan adil.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Diskominfo Purwakarta belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.


Penulis RK l Redaksi Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upadate

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *