Sigli – AswinNews.com — Pemerhati sosial dan kebijakan Aceh, Drs. Isa Alima, mengingatkan masyarakat Aceh yang tengah menjalani arus balik pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah agar tetap menjunjung tinggi kesabaran dan semangat saling memaafkan selama perjalanan.
Imbauan tersebut disampaikan Isa Alima saat ditemui di sebuah warung kopi di sudut Kota Sigli, Minggu (22/3/2026), dalam suasana santai halal bihalal khas masyarakat Aceh.

Menurutnya, nilai-nilai kebersamaan, kesabaran, dan saling memaafkan yang telah dijalankan selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri hendaknya tidak luntur meski dalam kondisi perjalanan yang padat dan melelahkan.

“Saya berharap saudara-saudara kita yang sedang dalam perjalanan kembali ke tempat masing-masing tetap mengedepankan kesabaran. Hindari saling mendahului yang dapat memicu hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Isa Alima.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga emosi serta mengedepankan sikap saling menghargai antar pengguna jalan.
Dalam situasi arus balik yang rawan kepadatan, potensi gesekan bisa terjadi kapan saja jika tidak diimbangi dengan kesadaran dan pengendalian diri.
Selain itu, Isa Alima yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Patriot Bela Nusantara (DPD PBN) Aceh mengajak para pemudik untuk saling memaafkan apabila terjadi kesalahpahaman selama perjalanan.
“Mari kita jadikan perjalanan arus balik ini sebagai momentum mempererat silaturahmi dan menunjukkan akhlakul karimah.
Baca juga Ketua Kadin Majalengka Sesalkan Tuduhan Agung Suryamal : Akan Ganggu Iklim Usaha Dan Investasi
Dengan bersabar dan saling memaafkan, Insya Allah kita semua selamat sampai tujuan dan kembali berkumpul dengan keluarga tercinta,” pungkasnya.
Imbauan ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pemudik, khususnya di Aceh, agar tetap menjaga ketertiban, keselamatan, serta mengedepankan nilai-nilai luhur agama dan budaya demi terciptanya perjalanan arus balik yang aman dan nyaman.
🖊️ Laporan Jurnalis: M. Isa Alima
✍️ Redaksi AswinNews.com – Tajam, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
![]()
