Bupati Indramayu Lucky Hakim Fokus Program Pertanian, Dorong Regenerasi Petani Muda

Indramayu – AswinNews.com — Bupati Indramayu, Lucky Hakim, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong meningkatkan sektor pertanian, khususnya dalam memperkuat peran petani di Kabupaten Indramayu.

Dalam program pelatihan petani muda yang belum lama ini dilaksanakan, Lucky Hakim menekankan pentingnya regenerasi petani agar mampu menghadapi tantangan di era digitalisasi.

Menurutnya, sektor pertanian tidak boleh ditinggalkan generasi muda, melainkan harus dikelola secara modern dan berbasis teknologi.
“Anak-anak muda Indramayu jangan hanya menjadi petani biasa, tetapi harus mampu menjadi pengusaha agribisnis yang sukses,” ujarnya.

Ia menegaskan, program ini menjadi bagian prioritas dalam visi dan misi pembangunan daerah, terutama dalam menjaga ketahanan pangan serta mengurangi alih fungsi lahan pertanian.

Sebagai salah satu lumbung padi terbesar di wilayah Jawa Barat, Indramayu memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Dalam pelatihan tersebut, sebanyak 1.300 peserta terlibat dan menerima pelatihan praktis berbagai komoditas, seperti hidroponik, budidaya padi, sayuran, melon, mangga, anggur, hingga peternakan ayam.

Program ini merupakan bagian dari pengembangan pertanian modern berbasis petani muda dan korporasi (IMMACo), yang menjadikan Kabupaten Indramayu sebagai salah satu lokasi percontohan modernisasi pertanian.
Pemerintah Kabupaten Indramayu juga telah menyiapkan lahan seluas 10 ribu hektare untuk mendukung program tersebut. Lahan itu tersebar di lima kecamatan, yakni Cikedung, Lelea, Widasari, Tukdana, dan Bangodua.

Selain itu, program ini melibatkan 93 mahasiswa dari 26 universitas yang telah mendapatkan pelatihan untuk menerapkan teknologi modern di bidang pertanian.

Adapun tujuan program IMMACo antara lain:
Meningkatkan produktivitas pertanian melalui inovasi teknologi.

Melibatkan generasi muda secara aktif dalam sektor pertanian.
Meningkatkan kesejahteraan petani melalui sistem koperasi.

Sementara itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu juga terus melakukan penyuluhan pertanian, merumuskan kebijakan strategis, serta memastikan ketersediaan pupuk bagi petani.

Pemerintah daerah juga memberikan perlindungan melalui program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) guna meningkatkan kesejahteraan petani.
Dengan adanya program IMMACo, Kabupaten Indramayu diharapkan mampu menjadi contoh bagi daerah lain dalam penerapan pertanian modern berbasis teknologi dan generasi muda.

🖊️ Laporan Jurnalis: Wahidin
✍️ Redaksi AswinNews.com – Tajam, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *