Evaluasi Tarian Vol. 1 Sanggar Seni Anjani: “Ngaji Diri, Jaga Ati, Ngaji Rasa, Jaga Budaya”

Plered, Purwakarta – Aswinnews.com – Semangat pelestarian budaya terus digaungkan melalui kegiatan Evaluasi Tarian Vol. 1 yang digelar oleh Sanggar Seni Anjani di Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta. Kegiatan ini dilaksanakan di Kafe Nasigoreng 2000, Jalan Pasar Plered, Purwakarta, dengan mengusung tema “Ngaji Diri, Jaga Ati, Ngaji Rasa, Jaga Budaya”.

Acara ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan karakter bagi para penari dalam memahami makna seni secara lebih mendalam.

Ketua sekaligus pembina sanggar, Novita Purwati, menegaskan bahwa seni tari bukan sekadar rangkaian gerakan, tetapi juga proses pembentukan rasa, etika, dan kecintaan terhadap budaya bangsa.

Baca Juga Ramadhan: Sekolah Manajemen Diri Dan Fondasi Kemenangan Sosial

“Ngaji diri itu bagaimana kita mengenal potensi dan kekurangan diri. Jaga ati berarti menjaga sikap dan adab. Ngaji rasa adalah memahami makna dalam setiap gerakan. Dari situlah kita bisa benar-benar jaga budaya,” ujarnya.

Dalam evaluasi tersebut, salah satu tarian yang ditampilkan adalah Tari Jaipong, tarian khas Sunda yang sarat nilai tradisi dan ekspresi keceriaan. Jaipong dikenal sebagai bagian penting dari khazanah budaya Sunda yang memadukan unsur pencak silat, ketuk tilu, dan gerak tari rakyat.

Baca Juga PSI Rembang Perkuat Akar Rumput Dan Siapkan Advokasi Hukum Gratis

Tarian Jaipong berkembang pesat di wilayah Jawa Barat dan menjadi simbol identitas budaya masyarakat Sunda. Melalui pembinaan yang konsisten, Sanggar Seni Anjani berupaya menjaga autentisitas gerak sekaligus menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.

Selain aktif di dunia seni, Novita Purwati juga merupakan anggota fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang terus mendorong pelestarian budaya daerah sebagai bagian dari penguatan jati diri bangsa.

Menurutnya, menjaga budaya adalah tanggung jawab bersama. “Seni tradisi seperti Jaipong bukan hanya warisan leluhur, tetapi juga identitas yang harus terus kita rawat dan kembangkan,” ungkapnya.

Melalui Evaluasi Tarian Vol. 1 ini, Sanggar Seni Anjani berharap dapat terus melahirkan generasi penari yang tidak hanya terampil secara teknik, tetapi juga memiliki kedalaman rasa dan kecintaan terhadap budaya Indonesia.


Penulis: RK
Redaksi: Aswinnews.com

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *