Dapur MBG Labulia 2 Diperiksa Tim BGN, Pemilik Bentak Wartawan Saat Investigasi

Lombok Tengah | Aswinnews.com – Tim pengawas Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan pemeriksaan terhadap progres perbaikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Labulia 2, Selasa (10/2/2026).

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa aktivitas di lapangan masih sebatas pembongkaran gerbang dan pemisahan struktur bangunan, tanpa adanya perbaikan substansial maupun penggantian unit dapur baru.

Pengawas BGN menyampaikan kepada awak media tim investigasi bahwa hingga saat ini kondisi dapur masih belum memenuhi standar kelayakan.

Area dapur dinilai rentan dan tidak sesuai dengan standar operasional yang ditetapkan BGN.

Pemerintah Provinsi NTB bersama BGN memberikan target waktu tujuh hari ke depan kepada pihak mitra untuk menunjukkan perubahan fisik yang signifikan.

Apabila tidak terdapat progres berarti, BGN akan menerbitkan Surat Peringatan Kedua (SP2).

Jika tetap tidak ditindaklanjuti, operasional dapur terancam dihentikan secara permanen. Petugas pendamping juga diminta untuk mengirimkan dokumentasi foto perkembangan perbaikan setiap sore.

Wartawan Diperlakukan Kasar Saat Investigasi

Saat tim investigasi media melakukan pengecekan lapangan pada hari yang sama, wartawan mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari pemilik dapur dan sejumlah karyawan.

Mereka meminta wartawan menghapus foto bangunan dapur yang diambil dari luar area dengan alasan tidak memiliki izin dari pemilik.

“Hapus foto-foto bangunan dapur yang Anda ambil! Anda tidak memiliki hak mengambil foto bangunan ini tanpa izin pemilik,” ujar pemilik dapur dengan nada tinggi, disertai kata-kata yang dinilai tidak pantas.

Respons FP4 NTB: Program MBG Harus Transparan

Menanggapi kejadian tersebut, Direktur FP4 NTB, Lalu Habib, menegaskan bahwa tidak ada larangan bagi wartawan maupun masyarakat untuk memotret bangunan atau menu dalam pelaksanaan program MBG. Ia menyebutkan bahwa Kepala BGN juga menegaskan program MBG bersifat terbuka untuk publik demi menjamin transparansi dan kualitas gizi.

“Justru menjadi pertanyaan, ada apa di dapur tersebut sampai melarang wartawan memotret dari luar area?” ujar Lalu Habib.

Ia mendesak BGN untuk membuka secara jelas kondisi dapur, mengingat program MBG merupakan program nasional yang dibiayai oleh negara.

Konfirmasi Kepala SPPG Labulia 2

Kepala SPPG Labulia 2, Jamaludin, membenarkan temuan tim BGN saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Selasa (10/2/2026).

“Iya, memang benar.

Itu masih progres dari pihak mitra,” ujarnya singkat.

Media menyatakan akan terus melakukan pemantauan guna menegaskan komitmen mitra bersama pemerintah dalam menjaga standar pelaksanaan program MBG demi kesehatan anak bangsa.


Penulis: Jaswadi
Redaksi Aswinnews – Tajam, Berimbang, dan Ter-Update

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *