Film Penerbangan Terakhir Angkat Skandal Dunia Penerbangan dan Edukasi Bahaya Relasi Manipulatif

Jakarta – AswinNews.com —
Film Penerbangan Terakhir persembahan VMS Studio menghadirkan kisah berlatar dunia penerbangan yang mengangkat isu relasi manipulatif, khususnya yang kerap menimpa perempuan.

Film ini dibintangi Jerome Kurnia, Nadya Arina, dan Aghnia Haque.

Melalui cerita yang menggugah, Penerbangan Terakhir mengajak penonton, terutama perempuan, untuk lebih waspada terhadap sosok laki-laki manipulatif yang kerap tampil karismatik dan “terlihat sempurna”.

Press Screening dan Press Conference film Penerbangan Terakhir digelar di Studio 2 XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (12/01/2026). Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 15 Januari 2026.

Film ini diproduseri oleh Tony Ramesh, dengan produser eksekutif Shalu T.M, serta disutradarai Benni Setiawan.

Penerbangan Terakhir tidak hanya menyuguhkan skandal dunia penerbangan, tetapi juga menjadi refleksi sosial tentang dinamika hubungan yang tidak sehat.

Karakter utama Tiara (diperankan Nadya Arina) adalah seorang pramugari baru yang minim pengalaman dalam percintaan.

Ia terjebak dalam relasi manipulatif dengan Kapten Deva (Jerome Kurnia), pilot muda yang memikat banyak perempuan dengan pesona dan kegantengannya.

Perjuangan Tiara untuk bangkit dari keterpurukan menjadi simbol kemenangan bagi banyak perempuan yang pernah mengalami hal serupa.

“Meski latar belakang film ini dunia penerbangan, secara cerita sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kisah Tiara bisa terjadi di mana saja dan kepada siapa saja. Ketika ada laki-laki memberi pujian berlebihan, itu tanda kita harus mulai waspada,” ujar Nadya Arina.

Sementara itu, Jerome Kurnia mengungkapkan tantangan emosional saat memerankan karakter Kapten Deva. Adegan paling sulit menurutnya adalah saat karakter tersebut memohon agar cintanya diterima kembali, hingga pertengkaran emosional yang intens. “Emosinya naik turun dan secara teknis juga cukup sulit,” ungkap Jerome.

Antusiasme terhadap Penerbangan Terakhir terlihat dari sambutan media dan penonton. Film ini bahkan terpilih sebagai salah satu Hot Picks oleh media film internasional Variety. Special screening telah digelar pada 10–11 Januari 2026 di sejumlah kota, antara lain Jakarta, Tangerang, Palembang, Bekasi, Malang, Bogor, Depok, Cirebon, Surabaya, dan Makassar.

“Bagi kami di VMS Studio, cerita ini penting sebagai bagian dari edukasi. Setiap orang bisa belajar dari kesalahan dan bangkit, seperti yang ditunjukkan karakter Tiara,” ujar produser Tony Ramesh.
Ia juga mengapresiasi dukungan media yang turut membantu menyebarkan informasi tentang film ini. “Terima kasih kepada rekan-rekan media. Mari terus majukan perfilman Indonesia,” tutupnya.
Masyarakat dapat mengikuti informasi terbaru seputar film Penerbangan Terakhir melalui akun resmi VMS Studio di website visualmediastudio.id, Instagram @vmsstudioid, dan TikTok @vmsstudioid.

🖊️ Laporan Jurnalis: Ine
✍️ Editor: Abah Roy | Redaksi AswinNews.com – Tajam, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *