Nganjuk, Aswinnews – Warga Dusun Bingungan Desa Kedungpadang Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk mengeluhkan kondisi akses jalan Dusun yang rusak tidak terurus selama bertahun-tahun. Menurut keterangan warga setempat, mereka dua kali melakukan pengurukan jalan secara swadaya.
Menurut salah satu keterangan warga setempat kepada Aswinnews.com 07/01/2026, jalan Dusun Bingungan sudah dua kali dilakukan pengurukan baik secara swadaya maupun di kuati dengan biaya mandiri. Semua warga ikut iuran per rumah Rp50 ribu, termasuk para petani pemilik lahan sawah dan pemilik mobil. Selain iuran ada juga 2 warga yang mengeluarkan biaya pribadi untuk pengurukan, yaitu mas Tomo dan pak jumianto” ujar salah satu warga.
Kondisi jalan yang masih berbentuk tanah menjadi masalah utama, terutama saat musim hujan tiba. Jalan akan menjadi becek dan sangat sulit untuk dilalui baik oleh penduduk maupun kendaraan pengangkut Hasil panen, Hasil pantauan awak media di lokasi menunjukkan bahwa akses jalan tersebut hingga saat ini masih terlihat berupa tanah, sehingga potensi untuk menjadi becek di musim hujan tetap ada.
Untuk mengetahui hasil kinerja pemerintahan,, awak media Aswinnews.com berusaha melakukan konfirmasi ke Pemerintahan Desa Kedungpadang. Kami ingin menanyakan sejauh mana pihak Desa menyampaikan hasil musyawarah dusun (musdus) yang akan di usung ke musyawarah desa (musdes) untuk mengalokasikan Dana Desa (DD) guna melakukan pembangunan pavingisasi dusun bingungan.
Namun, upaya konfirmasi yang dilakukan awak media pada pukul 09.42 WIB tidak berhasil. Pasalnya seluruh pintu pelayanan kantor desa tertutup dan tidak ditemukan satu pun perangkat desa yang berada di lokasi kantor Pelayanan Pemerintahan Desa Kedungpadang.
Demi menjunjung keterbukaan informasi publik dan keberimbangan berita, redaksi Aswinnews.com membuka ruang hak jawab Pemerintahan Desa Kedungpadang Kecamatan Rejoso secara resmi melalui email redaksi AswinNews.com
.
🖊️ Laporan Jurnalis: Sunyoto
✍️ Editor: Abah Roy | Redaksi AswinNews.com – Tajam, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-update
![]()
