Oplus_16908288
Tegalwaru | Purwakarta | Aswinnews.com —
Kondisi ruas Jalan Batu Gero di Desa Cisarua, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, kian memprihatinkan. Jalan yang berada di sekitar SMKN 1 Tegalwaru dan wilayah Kampung Bungur Sarang RT 007/RW 004 tersebut dilaporkan rusak parah, berlumpur, dan sulit dilalui kendaraan. Akibatnya, jalan ini kerap memakan korban, baik masyarakat umum maupun pelajar, serta berdampak pada lumpuhnya aktivitas ekonomi warga setempat.
Menyikapi kondisi yang tak kunjung mendapat perbaikan tersebut, berbagai unsur masyarakat di Tegalwaru diimbau untuk hadir dalam musyawarah bersama guna membahas penanganan Jalan Batu Gero. Unsur yang diundang meliputi tokoh masyarakat, pengurus Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Organisasi Masyarakat (Ormas), Karang Taruna, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Organisasi Kepemudaan (OKP), tokoh pemuda, serta pihak-pihak terkait lainnya.
Musyawarah rencananya akan dilaksanakan pada:
Undangan juga ditujukan kepada Ketua Komisi III DPRD, Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi), Kepala Desa Cisarua, serta Kepala Desa Pasanggrahan, mengingat pentingnya dukungan lintas sektor dalam mencari solusi atas kerusakan jalan tersebut.
Berdasarkan laporan di lapangan, kerusakan Jalan Batu Gero sebagian besar disebabkan oleh pergeseran tanah akibat struktur tanah yang labil. Meskipun telah beberapa kali dilakukan perbaikan, kondisi jalan kembali rusak. Curah hujan yang tinggi dan dampak banjir turut memperparah situasi, sehingga jalan menjadi semakin licin dan berbahaya bagi pengguna.
Wilayah Desa Cisarua, Kecamatan Tegalwaru, memang dikenal rawan pergerakan tanah. Bahkan, Penjabat Bupati Purwakarta sebelumnya pernah menetapkan status tanggap darurat bencana di wilayah Tegalwaru akibat longsor.
Keresahan warga juga tidak hanya terjadi di Jalan Batu Gero. Sejumlah ruas jalan lain di Kecamatan Tegalwaru, seperti jalan perbatasan Desa Warung Jeruk–Desa Sukahaji, dilaporkan telah memakan korban jiwa dan sering terjadi kecelakaan. Selain itu, jalan Kampung Cicariu, Desa Batu Tumpang, juga mengalami kerusakan berupa jalan berlubang dan berdebu.
Peristiwa longsor dan pergerakan tanah di beberapa titik di Tegalwaru, termasuk di sekitar SMKN 1 Tegalwaru pada 28 April 2024, semakin menegaskan urgensi penanganan serius terhadap infrastruktur jalan di wilayah tersebut.
Melalui musyawarah ini, masyarakat berharap dapat dihasilkan solusi konkret, terkoordinasi, dan berkelanjutan untuk perbaikan Jalan Batu Gero, sehingga dapat mencegah jatuhnya korban lebih lanjut serta melancarkan kembali aktivitas ekonomi dan mobilitas warga Tegalwaru.
Penulis: Yosep
Editor: Rahmat Kartolo
Redaksi Aswinnews.com – Tajam, Berimbang, dan Ter-Update
Kediri -aswinnews.com- Sisawa Kelas XI tehnik Pengelasan dan Fabrikasi Logam ( TPFL ) 1 dari…
BANDA ACEH – AswinNews.com — Ada bentuk kerja yang tak membutuhkan sorak sorai, namun dampaknya…
Tasikmalaya – AswinNews.com — SMAN 1 Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya terus berinovasi dalam menciptakan lingkungan sekolah…
JAKARTA – AswinNews.com — Indonesian Fisherman Association (INFISA) kembali menyuarakan desakan darurat kepada Pemerintah Republik…
Subang – AswinNews.com — SMK Negeri 2 Subang menggelar kegiatan evaluasi program sekolah yang melibatkan…
Kuasa Hukum PAUD AL - Amin, Adv.Riski Dini Hasanah.S.H. memenangkan sidang putusan sela dalam perkara…