Aliansi Kungfu Tradisional Indonesia “AKTI”, Indonesia Sport Summit (ISS) 2025 ( part 2 )

Jakarta -aswinnews.com-

Diselenggarakan oleh Kemenpora RI, Indonesia Sport Summit (ISS) 2025 pada tanggal 6-7 Desember 2025, Sumber Waketum 1 AKTI , 10 Desember 2025

Hari ke-1: 6 Desember 2025

  • Menteri Pemuda dan Olah Raga, Bpk. Erick Thohir: Reimagining Indonesia’s Sports Future

Sebagai Keynote Speaker yang membuka wawasan bahwa Indonesia sebagai negara yang mampu dalam industri olahraga berkelas dunia; dengan 3 unsur penting yang harus berkolaborasi: policy maker, student athlete, government spending. Olahraga adalah cerminan karakter bangsa dan simbol negara. Beliau menekankan pentingnya tema-tema konferensi beserta para pembicara dari jajaran Kementerian dan para pemegang industri olahraga, dengan tujuan membuka wawasan masyarakat Indonesia dan seluruh insan olahraga mengenai kebijakan dan arah pembangunan negara dan bangsa dalam olahraga.

  • Gubernur DKI Jakarta, Bpk. Pramono Anung Wibowo: Business Infratructure Forum

Pembahasan: Peran Pemerintah Daerah menciptakan ekosistem Olahraga Nasional yang menyehatkan masyarakat, melalui optimalisasi asset daerah dan tata-kelola ruang publik. Pembangunan infrastruktur menjadi penopang fasilitas olahraga masyarakat demi pembangunan kesehatan nasional dan ketahanan ekonomi negara.

  • Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan: Collaborative Development for a Sustainable Sports Ecosystem
    • Dirjen Perimbangan Keuangan, Bpk. Askolani, S.E., M.A.
    • Wakil Menteri Dalam Negeri, Bpk. Dr. Bima Arya, S.I.P., M.A.

Pembahasan: Pembangunan yang menyeluruh dan kolaboratif antara Pemerintah Pusat, Daerah, dan pihak swasta dilaksanakan untuk menciptakan ekosistem Olahraga Nasional; di mana pembangunan infrastruktur merupakan sarana dan prasarana oleh Pemerintah Daerah dengan sistem pengelolaan dan pembiayaan khusus.

Hari ke-2: 7 Desember 2025

  • Kementerian Kesehatan: Sports Wellness and Medicine
    • Dirjen Kesehatan Primer dan Masyarakat, Dr. Maria Endang Sumiwi dan Spesialis kedokteran Olahraga, dr. Ria Lestari, B.Med.Sc, P.G.Dip.SEM, Sp.K.O

Pembahasan: Peningkatan kebugaran masyarakat Indonesia merupakan hal yang perlu menjadi perhatian Pemerintah, karena generasi muda saat ini adalah penerus bangsa di masa depan. Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) siap bekerja sama dan berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) untuk mengembangkan fasilitas sport medicine bagi atlet di seluruh pelosok negeri. Kolaborasi Pemerintah lintas sektor mencakup kerja sama beberapa kementerian untuk pembangunan, pengembangan olahraga, dan ekosistem kesehatan yang menyeluruh dan berkontribusi pada ekonomi nasional.

  • Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi: Sports and Education: Building the Next Generation of Athlete
    • Dirjen Riset dan Pengembangan Kemdikti Saintek, Dr. Fauzan Adziman, S.T., M.Eng
    • Direktur Utama Liga Bola Basket Indonesia (IBL), Bpk. Junas Mirardiarsyah

Pembahasan: Peran Kemendikti Saintek dalam pengembangan olahraga prestasi merupakan kolaborasi antara kebijakan di level pendidikan tinggi, metode sains, teknologi, dan pembangunan ekosistem olahraga kolaboratif yang langsung berada dalam ranah usia emas atlet, yaitu 18-25 tahun. Pembangunan ekosistem berkonsentrasi pada pembinaan atlet (mencakup: seleksi kompetisi, kompetensi pelatih, dan fasilitas olahraga), yang didukung oleh Pemerintah melalui template yang khusus bagi student-athlete dan dukungan finansial bagi riset dan pengembangan nasional. Leverage funding diberikan dalam bentuk beasiswa bagi student-athlete potensial, yang pada ujung akhirnya menjadi dasar pembentukan karakter SDM Indonesia berjiwa pejuang, sebagai calon generasi pemimpin bangsa.

  • Kementerian Pariwisata dan Pemangku Lintas Sektor: Sport Destination: Unlocking Indonesia Tourism Potential
    • Menteri Pariwisata, Ibu Widiyanti Putri
    • COO (Chief Operating Officer) Danantara Indonesia, Bpk Dony Oskaria

Pembahasan: Lintas sektor kementerian dalam pemerintahan menyinergikan trend cabang olahraga dan daya tarik pariwisata menjadi sport tourism; suatu kekuatan global untuk Indonesia di masa depan. Pemerintah Pusat, Daerah, dan sektor privat yang berintegrasi dengan investor, federasi, dan klub olahraga bersama-sama menyusun roadmaps dan pembangunan destinasi olahraga dengan ekosistem yang sehat dan keunikan pariwisata setempat. Danantara Indonesia sebagai badan pengelola investasi Pemerintah berfungsi untuk

melakukan konsolidasi dan optimalisasi investasi, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dengan 3 parameter yang diukur: return investment, net cost, dan media expose, dengan catatan bahwa kategori event/destinasi wisata haruslah massive-interest sehingga menjadi kekuatan investasi & ekonomi yang besar.

  • CEO Direktur Utama Injourney, Ibu Maya WatonoPresiden Direktur Maybank, Steffano Ridwan

Pembahasan: Injourney sebagai BUMN bidang aviasi (penerbangan) dan pariwisata yang mengelola ekosistem pariwisata Indonesia sebagai kekuatan ekonomi negara dengan pengelolaan airport internasional, penerbangan, tempat wisata bersejarah, sport tourism, dan pusat cendera mata tradisional milik Pemerintah. Pengelolaan ekosistem pariwisata dan menghadirkan event olahraga global (F1 Powerboat & Aquabike Championship di Danau Toba, Borobudur Marathon, Mandalika Moto GP), yang menghasilkan dampak ekonomi yang nyata, sekaligus pembangunan citra bangsa melalui kekayaan budaya, infrastruktur kelas dunia, dan olahraga kelas dunia. Peran sektor privat, khususnya perbankan, juga menjadi bagian yang signifikan dalam kemitraan pengembangan ekosistem sport tourism.

  • Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan Pengurus Organisasi Olahraga: Sports and Education:

Building the Next Generation of Athlete

  • Mendikdasmen, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.EdCEO dan Founder DBL Indonesia, Bpk. Azrul Ananda

Pembahasan: Pengembangan olahraga generasi muda dimulai dari sekolah jenjang pendidikan dasar, dan kini Pemerintah mulai membagi dalam dua kategori, yaitu olahraga kesehatan dan olahraga prestasi yang menjadi fondasi pengembangan prestasi olahraga nasional di tanah air. Peran Pemerintah dalam pembangunan ekosistem olahraga melibatkan sarana-prasana dan tenaga pengajar, baik di dalam maupun di luar sekolah, yang melibatkan peran serta swasta. Contoh: DBL Indonesia, yang sangat potensial dalam menjaring dan mengasah talenta generasi muda melalui kompetisi basket antar pelajar. Selain itu, pembangunan olahraga sejak dini merupakan investasi masa depan untuk membangun kualitas SDM dan mengurangi biaya sakit-penyakit masyarakat.

  • Kementerian UMKM dan Kementerian Perindustrian: Empowering the Sports Industry Value Chain
    • Menteri UMKM, Bpk. Maman Abdurrahman
    • Wakil Menteri Perindustrian, Bpk. Faisol Riza S.S., M. A.

Pembahasan: Olahraga tidak cukup hanya menjadi suatu hobby, namun harus menjadi suatu industri agar memiliki kekuatan ekonomi dan menjadi sumber penghidupan yang paling penting dan mendasar. Oleh karena itu, Pemerintah memiliki peran penting untuk menciptakan ekosistem yang konstruktif dan kolaboratif lintas sektor demi meningkatkan kesejahteraan para insan olahraga (pengurus, pelatih, dan pegiat/ atlet). Kebijakan dan strategi Pemerintah diperlukan untuk mendorong industri olahraga dalam negeri, menciptakan standar nasional Indonesia (SNI), mengejar standar global, dan mengejar pasaran internasional untuk mendukung kekuatan ekonomi bangsa.

  • Pelaku Industri Olahraga Kreatif: Industrializing Passion: From Foundation, Innovation, to Global Expansion
  • Olimpian Indonesia, Greysia PoliiPresiden Byon Combat, Yoshua Marcellos

Pembahasan: Kedua pembicara berbagi kisah saat mereka mulai berpikir untuk mentransformasikan keterampilan, keahlian, dan pengalaman olahraga mereka dalam platform yang baru. Keinginan untuk terus belajar, kesabaran, dan kemampuan bertahan yang mereka hidupi dalam perjuangan dunia olahraga membukakan wawasan untuk pelbagai potensi industri olahraga yang semakin diperlukan oleh dunia nyata, yaitu konteks kehidupan masa kini. Di lain pihak, dalam dunia maya, olahraga adalah ‘lidah’ penyambung bahasa global, yang berperan sebagai Public Relation dengan ‘bahasa tanpa bahasa’ dalam platform media sosial, dan atlet olahraga populer adalah ‘lidah bangsa’ yang akan membawa seluruh eksistensi olahraga dan simbol negara.

Yofe Maria (Waketum 1): – ditanyakan saran kepada Pemerintah mengenai pembangunan SDM masa depan

Cita-cita Pemerintah untuk pembangunan SDM berprestasi, kemajuan ekonomi negara, dan pertahanan bangsa (masyarakat sehat, negara kuat) yang diwujudkan melalui riset dan pengembangan, kerja sama lintas sektor privat, dukungan kepada organisasi, dan pengesahan regulasi dimulai dari pengadaan ekosistem manusia dan penyediaan kesempatan dari hulu ke hilir (sejak jenjang pendidikan dasar menuju jenjang selanjutnya hingga usia produktif); yaitu pembangunan kualitas manusia secara holistik (fisik, mental, sosial, dan moral-spiritual) dan fasilitasi kesempatan dan lapangan kerja (bagi masyarakat pada umumnya, dan bagi setiap pengurus, pelatih, dan pegiat olahraga pada khususnya) untuk memenuhi kebutuhan dasar kehidupan.

Hal ini diperlukan demi menciptakan ekosistem manusia (internal dan eksternal) yang baik, seimbang, dan sehat sejak awal, demi menciptakan generasi masa depan dan calon para pemimpin bangsa dengan fisik-mental yang kuat, sportif, berdisiplin, bermental tahan banting, dan berkarakter mulia.

Wadyo Pasaribu (pegiat AKTI Jabar): Menyuarakan pentingnya dukungan dan fasilitasi Pemerintah untuk cabang/ induk olahraga Kungfu Tradisional (AKTI) yang sudah bersedimen dan berakulturasi dengan budaya Indonesia menjadi Kungfu Indonesia; yang mana para pengurus dan pegiatnya sangat beragam dalam ilmu dan keterampilan, namun masih berjuang dalam cash-flow untuk pelaksanaan event demi pengembangan olahraga terkait. Mohon fasilitasi dari Pemerintah seperti penyediaan sertifikasi untuk mengajar di sekolah dan instansi, dan perlunya mendukung kesehatan masyarakat lintas generasi dari usia dini hingga lanjut usia (yang difasilitasi juga oleh AKTI dalam Komisi Taichi), karena masalah degenerative akan dialami oleh semua orang yang hidup cukup lama dan berumur panjang.

Red. aswinnews.com

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *