Dinkes Provinsi Sumut Kolaborasi dengan Puskesmas Bahorok Beri Obat Gratis untuk Warga Terdampak Banjir

🖊️ Penulis: Rikardo N.M
📷 Kontributor: Dinkes
🗞️ Narasumber: Kepala Puskesmas Bahorok, Purwanti S.Kep., Ners.
🖥️ Editor: Kenzo | Redaksi AswinNews.com – Tajam, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update

AswinNews – Langkat | 03/12/2025
Tim medis Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara berkolaborasi dengan tim medis Puskesmas Bahorok memberikan layanan pengobatan dan obat-obatan gratis kepada warga terdampak banjir. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (03/12/2025) di Posko Pengungsian Rel Kereta Api Stabat Lama, Langkat.

Layanan kesehatan gratis tersebut diberikan untuk memastikan masyarakat yang mengungsi tetap mendapatkan akses pengobatan yang layak, terutama pasca banjir yang berpotensi memunculkan penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan, diare, dan gangguan kesehatan lainnya.

“Kegiatan ini bertujuan menjamin kondisi kesehatan masyarakat pasca banjir agar tetap kuat, sehat, dan bisa segera menata kembali kehidupan serta aktivitas sehari-hari,” ujar salah satu tenaga medis di lokasi.

Selain memberikan layanan medis, Dinkes Sumut dan Puskesmas Bahorok juga menyalurkan bantuan berupa mi instan dan air mineral kepada warga yang mengungsi.

Dalam kegiatan ini tampak hadir dr. Kiki dan dr. Devi dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, serta didampingi oleh Kepala Puskesmas Bahorok, Purwanti S.Kep., Ners.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, tertib, dan mendapat respons positif dari warga terdampak banjir.

Laporan: AswinNews


Catatan Redaksi

Redaksi AswinNews.com mengapresiasi upaya Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dan Puskesmas Bahorok dalam memberikan layanan kesehatan bagi warga terdampak banjir. Berita ini disusun berdasarkan informasi lapangan serta keterangan resmi dari pihak terkait. AswinNews.com berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *