Masyarakat Diminta Gunakan Jalur Alternatif: Kapolsek Mane Awasi Pemasangan Jembatan Sementara Belly Penghubung Lutueng–Blang Dalam

Kontributor: Fau GP
Penulis: Drs. M. Isa Alima | Editor: Rahmat Kartolo
Aswinnews – Tajam, Berimbang dan Ter-Update

Mane, Aswinnews.com — 23 November 2025
Masyarakat di sekitar Desa Lutueng dan Blang Dalam, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie, diimbau untuk menggunakan jalur alternatif selama proses pemasangan jembatan sementara jenis Belly yang menjadi penghubung utama kedua desa. Kapolsek Mane, Iptu Mustafa, turut hadir langsung mengawasi pemasangan jembatan tersebut.


Akses Putus Sejak Banjir Bandang 2024

Pembangunan jembatan darurat ini merupakan langkah cepat untuk mengatasi kerusakan parah pada jembatan lama yang putus akibat banjir bandang tahun 2024. Putusnya jembatan tersebut membuat aktivitas warga terganggu, termasuk kegiatan ekonomi, pendidikan, dan mobilitas harian lainnya.


Pemasangan Dikebut 5 Hari, Jalan Ditutup Total

Proses pemasangan jembatan sementara di kawasan Krueng Blang diperkirakan memerlukan waktu sekitar 5 hari. Selama pengerjaan, akses jalan antara kedua desa ditutup total demi menjaga keamanan dan kelancaran konstruksi.

Kapolsek Mane, Iptu Mustafa, mengimbau warga agar bersabar dan mematuhi pengalihan jalur yang telah ditetapkan.

“Kami memahami betapa pentingnya jembatan ini bagi masyarakat. Kami berusaha maksimal agar pemasangan jembatan sementara ini dapat selesai secepat mungkin,” ujarnya.

Penutupan jalan dilakukan melihat kondisi jembatan lama yang kian membahayakan, terutama pada musim hujan.


Apresiasi dari Pemerintah Gampong

Keuchik Gampong Blang Dalam, Tgk Armis, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas respon cepat dari pihak terkait.

“Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mempercepat perbaikan jembatan ini. Semoga dengan adanya jembatan sementara ini, aktivitas masyarakat kembali normal dan perekonomian desa segera pulih,” ungkapnya.


Harapan Warga

Masyarakat berharap proses pemasangan dapat berjalan lancar tanpa kendala, sehingga akses antara kedua desa dapat segera dibuka kembali dan aktivitas sosial, ekonomi, layanan kesehatan, serta pendidikan kembali berjalan seperti biasa.


Redaksi Aswinnews.com

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *