🖋️ Penulis: AHM
📷 Kontributor: Tim Investigasi Aswin
🗞️ Editor: Kenzo – Redaksi Aswinnews.com (Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update)
Aswinnews, Langkat — 20/11/2025
Akses vital berupa jembatan gantung di Dusun Panduman V, Desa Parangguam, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, kini berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Berdasarkan penelusuran Tim Investigasi Aswinnews di lokasi, jembatan yang menjadi satu-satunya penghubung warga untuk beraktivitas itu mengalami kerusakan berat pada lantai, tali penyangga, hingga struktur utamanya.
Kondisi tersebut tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga menimbulkan ancaman serius bagi keselamatan pengguna. Setiap hari warga harus melintasi jembatan rapuh ini dengan penuh kecemasan, terutama saat hujan dan ketika membawa hasil pertanian atau beban yang lebih berat.

Warga: “Kami Sudah Bertahun-tahun Menunggu Perhatian Pemerintah”
Salah satu warga yang mewakili suara masyarakat menyampaikan keluhan mereka kepada tim redaksi:

“Dengan hormat, kami masyarakat Dusun Panduman V memohon bantuan dari pihak terkait. Jembatan gantung yang menjadi akses utama kami kondisinya sudah sangat membahayakan. Lantainya rapuh, talinya kendor, penyangganya banyak yang rusak. Setiap hari kami takut saat menyeberang.”
Keluhan warga bukan tanpa dasar. Di lapangan, tim menemukan beberapa bagian papan lantai jembatan sudah patah dan sebagian besar tali pengikat telah berkarat serta mengendur. Perbaikan swadaya yang dilakukan masyarakat hanya bertahan sementara, dan tidak dapat mengatasi kerusakan struktural yang semakin parah.
“Kami sudah berupaya memperbaiki sebisanya, gotong royong, patungan, tapi hasilnya tidak memadai. Saat hujan, jembatan makin licin dan bergoyang kuat. Kami khawatir kalau dibiarkan, tinggal menunggu waktu akan ada korban,” lanjut warga tersebut.
Seruan kepada Pemerintah dan Anggota Dewan

Masyarakat berharap Pemkab Langkat, dinas terkait, serta para anggota dewan yang mewakili dapil itu segera turun melihat langsung kondisi jembatan.
Warga menegaskan bahwa aspirasi ini bukan sekadar keluhan, tetapi permintaan mendesak demi keselamatan dan kelancaran aktivitas ratusan warga yang bergantung pada jembatan tersebut setiap hari.
“Kami sangat berharap ada tindakan nyata. Jangan sampai setelah ada korban baru ada perbaikan. Jembatan ini urat nadi desa kami,” pungkas warga dengan penuh harap.
Catatan Redaksi
Laporan ini disusun berdasarkan hasil peninjauan langsung Tim Investigasi Aswinnews di lapangan serta keterangan warga setempat. Redaksi tetap menerapkan prinsip keberimbangan dalam pemberitaan dan membuka ruang hak jawab kepada pihak pemerintah desa, kecamatan, dinas terkait, atau anggota legislatif Kabupaten Langkat untuk memberikan klarifikasi, tanggapan, atau informasi lanjutan mengenai kondisi jembatan tersebut.
Aswinnews.com berpegang pada Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999 dalam menjalankan tugas jurnalistik.
![]()
