✍️ Penulis: Tevri
📍 Kontributor DPD Aswin Sulut
🖥️ Editor: Kenzo
📅 Manado – 13 Oktober 2025
📢 Aswinnews.com – Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
Inovasi Teknik Sipil dari Bumi Nyiur Melambai
Sudah lebih dari dua pekan berlalu sejak prosesi pengukuhan delapan Guru Besar Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, namun orasi ilmiah Prof. Ir. Isri Ronald Mangangka, M.Eng., Ph.D. masih meninggalkan kesan mendalam di kalangan akademisi dan praktisi teknik sipil.
Dalam orasinya yang berjudul “Bangunan Terjun Miring USBR Tipe IX dengan Stilling Basin”, Prof. Isri mengupas secara mendalam inovasi desain bangunan air yang dikenal secara internasional sebagai Baffled Chute Drop Spillway — atau biasa disebut Baffled Chute.
Yang menarik, riset ini bukan sekadar teori, melainkan berangkat dari pengalaman nyata di lapangan (real world project), yakni Proyek Pengalihan Alur Sungai Araren yang berada di area tambang emas Tokatindung, perbatasan Kecamatan Likupang Timur dan Ranowulu, yang dikelola oleh PT Meares Soputan Mining dan PT Tambang Tondano Nusajaya.
Satu-satunya di Indonesia, Tahan Banjir Rencana 100 Tahun

Bangunan terjun miring ini menjadi satu-satunya konstruksi Baffled Chute yang pernah dibangun di Indonesia, meskipun sistem ini telah digunakan secara luas di berbagai negara.
Bangunan tersebut dirancang untuk menahan banjir rencana 100 tahun (Q100) di Sungai Araren dengan debit satuan 7,45 m³/det/m’, melebihi standar desain USBR yang hanya 5,6 m³/det/m’.
Untuk menyesuaikan kondisi ekstrem tersebut, Prof. Isri melakukan modifikasi desain dengan menambahkan “stilling basin” di bagian hilir bangunan — area yang berfungsi menstabilkan energi air jatuh agar tidak merusak struktur utama.
Hasilnya menakjubkan. Ketika banjir besar melanda pada 6–7 April 2024, curah hujan tercatat mencapai 368,80 mm, hampir dua kali lipat dari hujan rencana 100 tahun (223,57 mm).
Namun, setelah banjir usai, dokumentasi lapangan menunjukkan bahwa bagian hilir Baffled Chute tetap stabil, tidak mengalami kerusakan, dan berdiri kokoh.
Karya Nyata yang Menginspirasi Dunia Teknik
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa inovasi berbasis pengalaman nyata lapangan dapat menghasilkan solusi teknik yang tangguh dan efisien.
Penambahan stilling basin menjadi inovasi penting yang berpotensi diadaptasi dalam proyek-proyek pengendalian banjir di berbagai wilayah Indonesia.
“Dengan tambahan stilling basin, bangunan ini tidak hanya melampaui standar desain, tetapi juga membuktikan ketahanan terhadap kondisi ekstrem,” ujar Prof. Isri dalam orasinya.
🗒️ Catatan Redaksi:
Orasi ilmiah Prof. Ir. Isri Ronald Mangangka, M.Eng., Ph.D. menegaskan bahwa kampus memiliki peran strategis sebagai jembatan antara ilmu pengetahuan dan kebutuhan nyata masyarakat.
Penelitian yang berbasis real world application seperti proyek Sungai Araren menjadi contoh sinergi ideal antara akademisi, industri, dan pemerintah.
Aswinnews.com mengapresiasi karya inovatif yang tidak hanya mengharumkan nama Universitas Sam Ratulangi, tetapi juga menunjukkan bahwa ilmu teknik Indonesia mampu bersaing di kancah global.
![]()
