Pemerintah Desa Jangkang Apresiasi Semangat Pemuda-Pemudi Lestarikan Seni Tradisional Kompang

🖋️ Penulis: Desi Mayasari
📍 Bengkalis – ASWINNEWS.COM
📆 Sabtu, 4 Oktober 2025
📌 Editor: Kenzo | Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-update


Pemerintah Desa Jangkang, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemuda dan pemudi desa yang aktif melestarikan seni tradisional kompang, salah satu warisan budaya Melayu yang terus dijaga keberadaannya oleh masyarakat setempat.

Latihan kompang yang digelar pada Sabtu malam Minggu (4/10/2025) di halaman Kantor Desa Jangkang berlangsung penuh semangat.
Kegiatan ini menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan minat, memperkuat rasa kebersamaan, dan menumbuhkan kebanggaan terhadap seni tradisi daerah.


Warisan Budaya yang Harus Dijaga

Penjabat (Pj) Kepala Desa Jangkang, Juminah, SE, menyampaikan rasa bangganya atas semangat dan partisipasi para pemuda-pemudi dalam kegiatan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi dan bangga melihat antusiasme para pemuda-pemudi Desa Jangkang. Kompang ini bukan sekadar seni, tapi juga bagian dari identitas dan warisan budaya kita yang harus terus dijaga,” ujar Juminah.

Ia berharap kegiatan latihan kompang dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan terjadwal, bahkan dikembangkan menjadi kegiatan rutin desa. Selain sebagai hiburan, latihan ini juga diharapkan mampu mempererat silaturahmi antarwarga dan memperkuat nilai-nilai gotong royong.


Menumbuhkan Rasa Cinta Budaya Lokal

Seni kompang yang dikenal dengan tabuhan khas dan irama semangatnya, telah lama menjadi bagian dari acara adat dan keagamaan masyarakat Melayu, seperti penyambutan tamu, pesta rakyat, hingga peringatan hari besar Islam.

Dengan adanya dukungan dari Pemerintah Desa, diharapkan kelompok pemuda pelestari seni kompang dapat terus berkembang, baik dari segi keterampilan, kekompakan, maupun regenerasi agar seni ini tetap hidup di tengah kemajuan zaman.


📝 Catatan Redaksi:

Langkah Pemerintah Desa Jangkang dalam mendukung pelestarian seni tradisional kompang patut diapresiasi. Di tengah arus modernisasi yang sering menggeser nilai-nilai budaya lokal, upaya seperti ini menjadi penting untuk menjaga jati diri dan kebanggaan masyarakat Melayu.
Redaksi menilai, dukungan nyata pemerintah terhadap kegiatan kebudayaan desa dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan potensi seni dan kearifan lokal sebagai bagian dari pembangunan sosial yang berkelanjutan.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *