Penulis Dr Hardika/Editor Rahmat kartolo/ Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upadate
Surabaya, Aswinnews.com
Himpunan Pendidik & Pengajar Muda Indonesia (HIPPMI) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat karakter kebangsaan melalui dunia pendidikan. Hal ini diwujudkan lewat penyelenggaraan Webinar Nasional bertajuk “Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila di Dunia Pendidikan untuk Generasi Emas Indonesia.”
Diselenggarakan secara daring, kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, yang terdiri dari guru, dosen, mahasiswa, hingga pemerhati pendidikan. Diskusi berjalan interaktif dan konstruktif, mencerminkan antusiasme tinggi terhadap penguatan ideologi Pancasila dalam dunia pendidikan.
Pancasila: Roh Pendidikan Nasional
Ketua HIPPMI, Dr. Hardika Prayudi Styawan, S.Pd., M.Pd., M.M., dalam sambutan pembukanya menegaskan bahwa pendidikan harus menjadi garda terdepan dalam membentuk karakter generasi bangsa.
“Pancasila adalah roh pendidikan nasional. Jika nilai-nilainya terintegrasi dalam kurikulum dan pembelajaran, kita akan mampu mencetak generasi emas yang unggul secara global, sekaligus kokoh dalam identitas kebangsaan,” tegas Dr. Hardika.
Paparan Strategis dari Tokoh Nasional
Webinar menghadirkan narasumber utama, Laksamana Pertama TNI Ruby Alamsyah, M.Han., M.Tr.Opsla., MCE., CIPA., CIT., CIIQA., yang membawakan materi berjudul “Nilai-Nilai Kebangsaan dan Ideologi Pancasila dalam Bidang Pendidikan.”
Dalam paparannya, Laksma Ruby menggaris bawahi:
Tantangan era informasi global yang dapat melemahkan identitas nasional.
Pentingnya literasi digital berbasis nilai-nilai Pancasila.
Peran sentral kolaborasi sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membentuk karakter pelajar.
Implementasi konkret melalui Profil Pelajar Pancasila.
“Ideologi bukan hanya diajarkan, tapi harus dihidupi dalam praktik pendidikan sehari-hari,” ungkap Laksma Ruby.
Praktik Baik dan Diskusi Kritis
Dipandu oleh Maulana Yusuf Aditya, S.Pd., M.Pd., webinar ini juga memaparkan berbagai praktik baik di lapangan, mulai dari:
- Program gotong royong pendidikan inklusif.
- Inovasi pembelajaran berbasis kearifan lokal.
- Strategi membumikan nilai-nilai Pancasila secara aplikatif di ruang kelas.
Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung dinamis. Para peserta aktif menyampaikan pandangan, berbagi pengalaman, dan mengajukan solusi konkret terhadap tantangan pendidikan karakter di era digital.
Langkah Strategis Menuju Generasi Emas
Webinar ini menjadi bagian dari strategi HIPPMI dalam mendorong para pendidik sebagai agen perubahan dalam internalisasi nilai Pancasila secara berkelanjutan.
“Kami yakin bahwa pendidik adalah kunci untuk melahirkan Generasi Emas Indonesia yang tidak hanya cerdas dan kompetitif, tetapi juga berkarakter kebangsaan,” tutup Dr. Hardika.
Redaksi aseinnews.com
![]()
