Pohon Asem, Jejak Kenangan di Pondok Modern Darussalam Gontor

🖊️ Penulis: Aceng,| Kontributor: Oleh Ipoeng SayFullLove
Alumnus illa Anjalasa Gonsus’88 ,| ✍️ Editor: Kenzo | Redaksi Aswinnews.com – Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-update


PONOROGO – Aswinnews.com – Sebuah pohon asem tua berdiri kokoh di halaman depan rumah almarhum KH Imam Zarkasyi, salah satu Trimurti pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo. Pohon ini telah menjadi saksi bisu perjalanan panjang pendidikan dan perjuangan sang ulama dalam membangun lembaga pendidikan Islam modern yang kini dikenal luas di Indonesia.

Pohon asem tersebut terletak di sebelah timur Kantor Administrasi Gontor, sekitar 75 meter dari Masjid Jami’. Lokasinya berada di area rumah KH Imam Zarkasyi yang cukup luas, dikelilingi pepohonan lain seperti sawo dan mangga, sehingga menciptakan suasana asri sekaligus historis.

Bagi para santri, pohon asem bukan sekadar tanaman peneduh, melainkan simbol kebersamaan, kekeluargaan, dan persahabatan. Di bawah naungannya, santri kerap berkumpul untuk berbagi cerita, berdiskusi, atau sekadar melepas lelah selepas kegiatan belajar dan ibadah.

Selain para santri, para ustadz bagian pengasuhan dan keamanan pondok juga sering berjaga di bawah pohon asem. Dari tempat ini mereka mengawasi pergerakan santri menuju masjid maupun ruang kelas. Dengan demikian, pohon asem menjadi titik temu penting antara santri dan para pendidik.

Pohon asem diyakini melambangkan kekuatan dan ketahanan, sejalan dengan perjuangan KH Imam Zarkasyi bersama dua Trimurti lainnya, KH Ahmad Sahal dan KH Zainuddin Fannani. Dari rumah sederhana yang dinaungi pohon asem inilah lahir konsep pendidikan modern yang memadukan ilmu agama dan pengetahuan umum, menjadikan Gontor sebagai salah satu pondok modern terkemuka di tanah air.

Sejak masa hidup KH Imam Zarkasyi, pohon asem telah menjadi bagian dari keseharian santri. Keberadaannya terus dikenang lintas generasi, bahkan hingga kini, setelah sang pendiri wafat. Banyak alumni menganggap pohon ini sebagai “monumen alami” yang menyimpan jejak sejarah pondok.

Pohon asem menjadi pengingat nilai-nilai luhur yang diwariskan KH Imam Zarkasyi: keteguhan, kesederhanaan, dan semangat berjuang. Ia seakan menjadi penanda bahwa pendidikan bukan hanya soal ruang kelas, tetapi juga pengalaman hidup, kebersamaan, dan tradisi yang terus dijaga.


Catatan Redaksi

Tulisan ini merupakan feature nostalgia yang mengangkat simbol pohon asem sebagai bagian dari perjalanan sejarah Pondok Modern Darussalam Gontor. Pohon ini menjadi pengingat betapa pentingnya menjaga warisan nilai dan semangat perjuangan para pendiri pondok dalam menghadapi tantangan zaman.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *