🖋️ Penulis: Fajar Alam
✍️ Editor: Kenzo | AswinNews.com – Tajam, Akurat, Terpercaya, dan Ter-Update
Asahan, AswinNews.com — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus Asahan menggelar aksi unjuk rasa di halaman Gedung DPRD Kabupaten Asahan, Jalan Ahmad Yani, Kisaran, pada Senin (1/9/2025).
Dalam aksi damai tersebut, mahasiswa menyampaikan enam tuntutan penting yang mereka nilai sebagai bentuk kepedulian terhadap krisis ekonomi rakyat dan lemahnya keberpihakan kebijakan publik.
Adapun enam tuntutan yang disampaikan adalah:

- Membatalkan kenaikan tunjangan anggota DPR RI yang dianggap tidak berempati di tengah kesulitan ekonomi masyarakat.
- Mencopot Menteri Keuangan RI atas kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.
- Mendesak DPR RI segera mengesahkan RUU Perampasan Aset sebagai komitmen pemberantasan korupsi.
- Meminta Presiden RI memerintahkan penegak hukum untuk memeriksa APBD Kabupaten Asahan demi transparansi dan akuntabilitas.
- Menyelesaikan permasalahan lokal di Kabupaten Asahan, terutama terkait kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
- Melibatkan mahasiswa dalam proses perencanaan dan pengawasan pembangunan daerah.
Dalam orasinya, massa menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk keprihatinan terhadap kebijakan pemerintah pusat maupun daerah yang dianggap abai terhadap penderitaan rakyat.

Ketua IMM Asahan, Ryanda Davi Lesmana, menyampaikan bahwa mahasiswa tidak akan tinggal diam ketika rakyat terus menanggung beban akibat lemahnya keberpihakan pemerintah.
“Kami tidak akan diam ketika rakyat dibiarkan menderita. Mahasiswa hadir untuk mengontrol jalannya pemerintahan, baik pusat maupun daerah,” tegas Davi.
Hal senada juga disampaikan Ketua HMI Asahan, Alwi Tanjung. Ia menegaskan bahwa tuntutan ini murni suara rakyat, bukan kepentingan kelompok tertentu.
“Kami menolak segala bentuk penyalahgunaan kekuasaan. Transparansi anggaran di Asahan harus dijalankan dengan serius. Negara ini harus hadir nyata dalam kehidupan masyarakat, bukan hanya di atas kertas,” ujar Alwi.
Aksi tersebut berlangsung kondusif dengan pengawalan aparat kepolisian. Massa aksi diterima langsung oleh Ketua DPRD Asahan Efi Irwansyah Pane, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, serta unsur Forkopimda, Kapolres Asahan, dan Dandim 0208/Asahan.
Catatan Redaksi
Aksi Cipayung Plus Asahan menunjukkan bahwa peran mahasiswa masih menjadi garda terdepan dalam mengawal kebijakan publik. Tuntutan yang disuarakan bukan hanya menyangkut kepentingan lokal, tetapi juga menyentuh isu nasional seperti transparansi anggaran, pemberantasan korupsi, hingga keadilan sosial. AswinNews menilai, dialog konstruktif antara mahasiswa, pemerintah daerah, dan DPR harus terus dijaga agar aspirasi rakyat tidak sekadar berhenti di jalanan.
![]()
