ποΈ Penulis: Bang Yos
π€ Laporan Kontributor: KMP (Komunitas Madani Purwakarta)
ποΈ Editor: Kenzo | Redaksi AswinNews.com β Tajam, Akurat, Terpercaya, dan Ter-Update
PURWAKARTA β ASWINNEWS.COM β Komunitas Madani Purwakarta (KMP) mendesak Pemerintah Kabupaten Purwakarta dan DPRD untuk membuka dokumen resmi terkait dugaan raibnya Dana Bagi Hasil Pajak (DBHP) tahun anggaran 2016β2018 senilai Rp71,7 miliar.
Ketua KMP, Zaenal, mengaku sudah mengirim surat permintaan informasi publik ke Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dan DPRD Purwakarta. Namun, jawaban yang diterima dinilai βkosong melompongβ dan tidak menyentuh pokok masalah.
βKalau memang penundaan ini sah menurut hukum, sajikan saja dokumennya. Kalau tidak ada, berarti ada yang disembunyikan,β tegas Zaenal, Selasa (12/8/2025).
Dalam surat kedua tertanggal 21 Juli 2025, KMP melontarkan sejumlah pertanyaan krusial:
Zaenal Ketua KMP menegaskan, jika salah satu prosedur tersebut tidak dilakukan, maka penundaan DBHP adalah ilegal. Dana ini merupakan hak wajib transfer, bukan hibah atau βuang simpananβ yang bisa dialihkan sesuka hati.
Tindakan menunda atau mengalihkan DBHP, kata Zaenal, berpotensi melanggar hukum:
βDBHP ini bukan mainan pejabat. Rp71,7 miliar ini milik rakyat dan harus kembali ke rakyat. Pertanyaannya sederhana: Hallo DBHP Purwakarta 2016β2018, kemana kau mengalir?β ujarnya.
Hak publik untuk tahu tidak boleh dibungkam.
Zaenal Ketua KMP (Komunitas Madani Purwakarta) menutup pernyataannya dengan mengingatkan, bangsa ini butuh pemimpin yang tidak hanya cerdas, tapi juga berani, jujur, dan berintegritas. Menutupi fakta, menurut mereka, sama saja menutup pintu kepercayaan publik.
Kasus hilangnya Dana Bagi Hasil Pajak (DBHP) Purwakarta tahun 2016β2018 sebesar Rp71,7 miliar bukan sekadar persoalan angka, tetapi menyangkut hak masyarakat yang dijamin undang-undang. Ketertutupan informasi dari pihak yang seharusnya transparan menimbulkan tanda tanya besar tentang tata kelola keuangan daerah.
Jawaban normatif tanpa data resmi sama sekali tidak memadai untuk kasus yang berdampak langsung pada pelayanan publik. Prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keterbukaan informasi publik harus dijunjung tinggi, terlebih jika menyangkut potensi pelanggaran hukum.
Aswinnews.com akan terus mengikuti perkembangan kasus ini, memantau respons PPID dan DPRD Purwakarta, serta siap mempublikasikan setiap dokumen dan fakta hukum yang sahih demi kepentingan publik.
BENGKULU β Aswinnews.com β Seorang warga Kota Bengkulu bernama Miya mengaku tidak mendapatkan pelayanan di…
LHOKNGA β Aswinnews.com β Indonesian Rupiah banknotes that are no longer fit for circulation have…
MERAK, BANTEN | Aswinnews.com β Dalam upaya memperkuat kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan, Pro Jurnalismedia…
KEPULAUAN MERANTI | Aswinnews.com β Upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan hidup sejak usia dini terus…
BINJAI | Aswinnews.com β Pemerintah Kota (Pemko) Binjai bergerak cepat menangani insiden pohon tumbang yang…
CIREBON | Aswinnews.com β Polresta Cirebon menggelar Upacara Penyerahan Jabatan dan Pelepasan Wakapolresta Cirebon, AKBP…