Categories: umum

Pasien Batuk Parah, Sesak hingga Kejang Mengaku Tidak Mendapat Pelayanan IGD RSUD M. Yunus, Dinkes Diminta Lakukan Evaluasi

BENGKULU – Aswinnews.com – Seorang warga Kota Bengkulu bernama Miya mengaku tidak mendapatkan pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu pada Kamis (30/7/2026) malam. Menurut pengakuannya, ia diminta pulang dengan alasan kapasitas IGD penuh, padahal saat itu dirinya mengalami batuk parah, sesak napas, hingga kejang.

Berdasarkan keterangan Miya kepada wartawan yang diperkuat percakapan WhatsApp yang diterima redaksi, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Ia datang ke RSUD Dr. M. Yunus untuk memperoleh pertolongan medis karena kondisi kesehatannya terus memburuk.

Namun, menurut Miya, sebelum sempat turun dari mobil, seorang petugas di bagian penerimaan pasien telah menyampaikan bahwa ruang IGD sedang penuh.

«”Belum turun dari mobil sudah dibilang, ‘Maaf Bu, IGD penuh’,” ungkap Miya.»

Miya mengatakan petugas tersebut mengenakan pakaian putih dan masker. Ia mengaku tidak menjalani pemeriksaan awal maupun proses triase untuk menentukan tingkat kegawatdaruratannya sebelum diminta mencari rumah sakit lain.

Ia juga mengaku sempat menghubungi dokter yang selama ini merawatnya agar membantu berkoordinasi dengan petugas IGD. Namun, hingga beberapa saat menunggu, menurutnya belum ada kepastian mengenai pelayanan yang akan diberikan.

“Saya sampai telepon dokter yang biasa menangani saya supaya berbicara dengan petugas IGD, tapi belum juga ada jawaban,” ujarnya.

Saat tiba di rumah sakit, Miya mengaku kondisinya sudah sangat lemah. Ia tidak mampu berbicara akibat batuk yang terus-menerus, disertai sesak napas, kram perut, nyeri pada tulang ekor, serta rasa sakit hampir di seluruh tubuh.

Karena merasa tidak memperoleh penanganan, Miya kemudian mencari pertolongan ke rumah sakit lain. Namun, menurut pengakuannya, rumah sakit tersebut juga menyampaikan kondisi serupa karena kapasitas pelayanan penuh. Akhirnya, ia memutuskan kembali ke rumah.

“Sampai sekarang saya masih menahan sakit. Badan sempat kejang-kejang dan kondisi belum juga membaik,” tuturnya.

Atas kejadian tersebut, Miya berharap adanya evaluasi terhadap pelayanan kegawatdaruratan di rumah sakit. Ia juga berencana melaporkan peristiwa tersebut kepada Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu agar dilakukan penelusuran sesuai ketentuan yang berlaku.

Sejumlah praktisi kesehatan menjelaskan bahwa setiap pasien yang datang ke Instalasi Gawat Darurat pada prinsipnya perlu menjalani proses triase atau penilaian awal oleh tenaga kesehatan untuk menentukan tingkat kegawatdaruratannya. Apabila kapasitas rumah sakit penuh, mekanisme rujukan dilakukan sesuai prosedur pelayanan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu belum memberikan keterangan resmi terkait pengakuan Miya. Wartawan Aswinnews.com masih berupaya memperoleh konfirmasi mengenai kronologi kejadian, kondisi kapasitas IGD saat itu, prosedur pelayanan pasien ketika ruang perawatan penuh, serta apakah telah dilakukan triase atau pemeriksaan awal terhadap pasien.

Aswinnews.com memberikan ruang hak jawab kepada pihak RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Apabila rumah sakit memberikan klarifikasi atau penjelasan resmi, berita ini akan diperbarui sebagai bentuk penerapan asas keberimbangan sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Pewarta : Mimi (F.A)
Sekretaris Aswin Jabar : Abah Rohiman
Sumber : Keterangan Miya dan hasil konfirmasi wartawan

Aswinnews.com – Mengabarkan Fakta, Mencerahkan Bangsa.

Abah Roy / Rohiman

Recent Posts

Unfit Indonesian Rupiah Banknotes Transformed into Green Energy, Bank Indonesia and Solusi Bangun Andalas Collaborate in Aceh

LHOKNGA – Aswinnews.com – Indonesian Rupiah banknotes that are no longer fit for circulation have…

3 jam ago

Bangun Kemitraan Strategis, PJS Sambangi Kantor ASDP Merak

MERAK, BANTEN | Aswinnews.com – Dalam upaya memperkuat kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan, Pro Jurnalismedia…

4 jam ago

Kapolres Meranti Kenalkan Green Policing Di SDN 02 Selatpanjang, Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

KEPULAUAN MERANTI | Aswinnews.com – Upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan hidup sejak usia dini terus…

4 jam ago

Pemko Binjai Respons Cepat Insiden Pohon Tumbang, Pedagang Bakso Jalani Perawatan Intensif Di RSUD

BINJAI | Aswinnews.com – Pemerintah Kota (Pemko) Binjai bergerak cepat menangani insiden pohon tumbang yang…

4 jam ago

Penuh Haru Dan Kekeluargaan, Polresta Cirebon Gelar Upacara Penyerahan Jabatan Juga Pelepasan AKBP Eko Munarianto

CIREBON | Aswinnews.com – Polresta Cirebon menggelar Upacara Penyerahan Jabatan dan Pelepasan Wakapolresta Cirebon, AKBP…

4 jam ago

Uang Rupiah Tak Layak Edar Disulap Jadi Energi Ramah Lingkungan, BI Dan Solusi Bangun Andalas Berkolaborasi Di Aceh

ACEH | Aswinnews.com – Uang Rupiah yang telah dimusnahkan karena tidak lagi layak edar kini…

5 jam ago