Ketua Umum APPSBI Serukan Dukungan Nasional agar Pencak Silat Budaya Mendunia: “Warisan Ini Harus Dijaga Bersama”

🖋️ Penulis: Latiyf Ridlo
✍️ Editor: Kenzo | Aswinnews.com – Tajam, Akurat, Terpercaya, dan Ter-Update

Lombok Barat, NTB – Ketua Umum Asosiasi Perguruan Pencak Silat Budaya Indonesia (APPSBI), Awang Suwanda, menyampaikan harapan besar dari pelaksanaan kegiatan pencak silat budaya dalam ajang FORNAS VIII NTB. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar ajang seni beladiri tradisional, melainkan media pendidikan karakter dan pemersatu bangsa yang patut mendapatkan perhatian luas dari masyarakat, pemerintah, dan dunia internasional.

“Ini bukan hanya soal panggung pertunjukan, tapi soal menyelamatkan identitas budaya bangsa yang penuh nilai luhur. Pencak silat budaya harus menjadi kebanggaan nasional yang dikenali dunia, bukan hanya dipelajari dari luar negeri,” tegas Awang dalam wawancara di lokasi kegiatan, Selasa, 29 Juli 2025.

Melalui FORNAS VIII NTB, APPSBI ingin menegaskan bahwa pelestarian budaya adalah bagian dari perjuangan mempertahankan jati diri Indonesia. Pencak silat budaya mengajarkan keselarasan antara fisik dan batin, dengan nilai-nilai mendalam seperti disiplin, rasa hormat, tanggung jawab, serta cinta tanah air.

“Dalam setiap gerakan silat, ada ajaran leluhur tentang bagaimana hidup dalam harmoni dan saling menghargai. Ini yang harus kita rawat,” tambahnya.

Awang juga menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi simbol persatuan lintas daerah, karena melibatkan peserta dari 14 provinsi yang datang bukan untuk bertarung, melainkan untuk memperkuat solidaritas dan semangat kebangsaan melalui seni budaya. “Inilah wajah Indonesia yang sesungguhnya—beragam namun bersatu dalam warisan budaya yang sama,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Awang menyerukan dukungan lebih luas dari seluruh elemen masyarakat, khususnya KORMI (Komite Olahraga Masyarakat Indonesia) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui Dispora, agar pencak silat budaya mendapat ruang, perhatian, dan fasilitas yang layak untuk berkembang secara nasional dan global.

“Kami berharap KORMI, Dispora, dan seluruh masyarakat ikut terlibat dalam menjaga dan memajukan silat budaya. Ini bukan hanya tugas APPSBI, tapi tanggung jawab bersama. Kita ingin anak-anak kita mengenal dan bangga terhadap budayanya sendiri, bukan mencari jati diri di luar negeri,” ujarnya.

Dengan keterlibatan generasi muda dan dukungan lintas sektor, APPSBI optimis pencak silat budaya dapat terus berkembang sebagai warisan luhur bangsa yang membentuk karakter, membangun integritas, dan memperkuat identitas Indonesia di kancah dunia.


📌 Ikuti terus liputan lengkap FORNAS VIII NTB 2025 serta perkembangan olahraga lainnya hanya di Aswinnews.comMedia yang hadir mengabarkan Indonesia Berita Olahraga dari berbagai sudut lapangan pertandingan

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *