RS Bhayangkara Pastikan Tulang yang Ditemukan di KM Barcelona V A Bukan Milik Manusia

🖋️ Penulis: Mychael Hontong
✍️ Editor: Kenzo | Redaksi Aswinnews.com – Tajam, Akurat, Berimbang, Terpercaya, dan Ter-Update
📍 Manado, Sulawesi Utara – 27 Juli 2025

Pihak Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Tingkat III Manado memastikan bahwa tulang belulang yang ditemukan di atas KM Barcelona V A bukanlah tulang manusia.

Kepastian itu disampaikan setelah RS Bhayangkara menerima satu kantong jenazah berwarna oranye berisi tulang-tulang hangus pada Minggu (27/7/2025) sekitar pukul 16.25 WITA. Tulang tersebut ditemukan sebelumnya di salah satu dek KM Barcelona V A yang terbakar saat berlayar dari Talaud menuju Manado, tepatnya di perairan Talise, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, pada Minggu (20/7/2025).

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah Parulian Hasibuan membenarkan adanya temuan tersebut. “Sesaat setelah menerima kantong jenazah, tim dokter forensik dan staf kamar jenazah langsung melakukan pemeriksaan awal terhadap tulang-tulang itu,” ujar Kombes Pol Hasibuan.

Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam oleh dokter forensik, disimpulkan bahwa tulang tersebut bukan berasal dari manusia.

“Dari hasil pemeriksaan luar, berdasarkan bentuk, ukuran, dan struktur tulang, dokter menyimpulkan bahwa itu bukan tulang manusia,” tegasnya.

Kronologi Penemuan

Kombes Pol Hasibuan juga menjelaskan kronologi temuan tulang tersebut. Pada Sabtu (26/7/2025) malam sekitar pukul 23.35 WITA, personel KP XV-2013 menerima laporan dari Komandan Kapal Basarnas mengenai informasi dari warga yang sedang menguras air di dalam kapal.

“Warga tersebut menemukan kerangka di dek KM Barcelona V A,” jelasnya.

Keesokan paginya, Minggu (27/7/2025) pukul 07.45 WITA, tim gabungan dari TNI, Polri, dan Basarnas langsung menuju lokasi kapal untuk melakukan pengecekan. Hasilnya, ditemukan kerangka di dek satu kapal. Tim dari Laboratorium Forensik (Labfor) dan Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulut segera mengevakuasi dan membawa temuan tersebut ke RS Bhayangkara untuk diperiksa lebih lanjut.

Dengan hasil pemeriksaan ini, dugaan korban jiwa akibat kebakaran kapal tersebut belum dapat dipastikan, dan proses investigasi masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.


Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *