TMI Madinatunnajah Cirebon Jadi Pelopor Kurikulum Cinta Sejak Awal Berdiri

Cirebon, AswinNews.com — Di saat wacana Kurikulum Cinta (Kurcin) mulai ramai diperbincangkan dan diluncurkan oleh berbagai lembaga, TMI Madinatunnajah Kota Cirebon justru telah sejak lama menerapkannya dalam sistem pendidikan mereka. Bahkan jauh sebelum istilah “Kurcin” dikenal luas, lembaga ini telah lebih dahulu mengembangkan pendekatan pendidikan berbasis kasih sayang dan keteladanan yang disebut sebagai Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).

Kurikulum ini dibangun di atas enam pilar utama:

  1. Cinta kepada Allah
  2. Cinta kepada Rasulullah
  3. Cinta kepada diri sendiri
  4. Cinta kepada sesama manusia
  5. Cinta kepada lingkungan
  6. Cinta kepada tanah air

Keenam nilai ini ditanamkan melalui keseharian, pembiasaan, serta pembelajaran yang menyentuh hati dan membentuk karakter.

Ketua Yayasan TMI Madinatunnajah, Hj. Syafiah, S.Ag., M.Pd., menegaskan bahwa nilai-nilai cinta telah menjadi dasar pendidikan di lembaganya sejak awal berdiri.

“Kami sudah menerapkan Kurikulum Cinta jauh sebelum ada istilah ‘Kurcin’. Enam cinta itu sudah kami tanamkan sejak hari pertama: cinta kepada Allah, Rasul, diri sendiri, sesama, lingkungan, dan tanah air. Ini bukan sekadar teori, tetapi praktik harian di Madinatunnajah,” jelasnya kepada AswinNews.com.

Lebih lanjut, Hj. Syafiah menekankan bahwa saat ini penegasan terhadap penerapan Kurikulum Cinta semakin diperkuat, khususnya bagi peserta didik dari luar pondok yang mengikuti program pagi (PP).

“Peserta didik dari luar pondok harus merasakan suasana pendidikan yang sama—hangat, mendidik hati, dan membentuk karakter mulia. Itulah ruh Madinatunnajah,” tambahnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Madinatunnajah Kota Cirebon, KH. Muhammad Abdul Mujieb Asmuni, S.Pd.I, turut memperkuat pernyataan tersebut. Ia menyebut bahwa Kurikulum Cinta adalah bagian dari tradisi pendidikan pesantren yang penuh kasih dan keteladanan.

“Kami tidak sekadar mengajar, kami membina dengan cinta. Itu warisan pesantren. Maka ketika Kurcin ramai hari ini, kami bersyukur, tapi kami juga ingin menyampaikan bahwa kami sudah lama menghidupkannya,” ujar KH. Mujieb.

Dengan rekam jejak yang panjang dan konsisten dalam menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta, TMI Madinatunnajah layak disebut sebagai pelopor sejati pendidikan yang membentuk akal, hati, dan karakter secara seimbang.

🖊️ Narasumber: Hj. Syafiah, S.Ag., M.Pd. (Ketua Yayasan TMI Madinatunnajah)
✍️ Reporter: Abahroy | AswinNews.com – Tajam, Terpercaya, dan Ter-Update

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *