Balita 2 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Bekas Galian Excavator di Langkat

🖋️ Penulis: Ali Asan
✍️ Editor: Kenzo | Redaksi AswinNews.com – Tajam, Akurat, Berimbang, Terpercaya dan Ter-Update

LANGKAT – Duka menyelimuti keluarga Dafi Alfatih, balita berusia 2 tahun 2 bulan, yang ditemukan tewas tenggelam di kolam bekas galian excavator di Dusun VII, Desa Pantai Gading, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada Jumat pagi, 25 Juli 2025.

Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di belakang rumah korban, hanya berjarak sekitar 20 hingga 30 meter. Saat itu, orang tua korban menyadari anaknya tidak berada di sekitar rumah. Setelah melakukan pencarian, kecurigaan mengarah ke kolam bekas galian yang tidak memiliki pagar pengaman.

Dua warga sekitar, Zulkarnain (51) dan Heri (45), kemudian membantu pencarian. Zulkarnain menyelami kolam dan menemukan tubuh Dafi berada di dasar. Korban segera diangkat dan sempat diperiksa kondisinya, namun sayang nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Dusun N, Desa Telaga Jernih, Kecamatan Secanggang. Pemeriksaan visum luar oleh Puskesmas Teluk memastikan bahwa korban meninggal dunia akibat tenggelam. Keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan resmi.

Petugas yang turun ke lokasi di antaranya:

  • IPDA Zen D. Sembiring, S.H. (Kanit Reskrim Polsek Secanggang)
  • IPDA Muliono (Pawas Polsek Secanggang)
  • AIPTU Misdianto (Kanit Binmas)
  • AIPDA Endrik S. (Kanit Shabara)
  • BRIPKA Jimmi Andrian dan BRIPKA Herman (Opsnal Reskrim)

Hasil investigasi sementara menyimpulkan:

  • Korban meninggal dunia karena tenggelam di kolam bekas galian excavator di belakang rumah.
  • Saat kejadian, korban bermain tanpa pengawasan orang tua atau saudara.
  • Kolam tidak diberi pagar atau pengaman, sehingga sangat berbahaya bagi anak-anak.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat dan pemerintah desa agar memperhatikan keselamatan lingkungan sekitar, khususnya area-area rawan seperti bekas galian yang bisa mengancam keselamatan warga, terutama anak-anak.


Redaksi Aswinnews.com

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *