Harga Sayur Menurun di Pasar Warakas, Masyarakat Lega Sambut Momentum Masuk Sekolah dan 17-an

🖋️ Penulis: Agus
✍️ Editor: Kenzo | Redaksi AswinNews.com – Tajam, Akurat, Berimbang, Terpercaya, dan Ter-Update
📍 Warakas, Tanjung Priok – ASWIN NEWS
đź“… Selasa, 22 Juli 2025

Sejumlah harga sayur mayur di pasar tradisional Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengalami penurunan cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir. Penurunan ini disambut antusias oleh masyarakat, terutama menjelang tahun ajaran baru sekolah dan perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80.

Yus Pri, seorang pedagang sayur di Pasar Kampung Bahari, mengungkapkan bahwa harga kentang besar kini turun menjadi Rp20 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp25 ribu. Sementara kentang kecil bahkan dijual hanya Rp15 ribu per kilogram.

“Penurunan harga ini sudah terasa sejak tiga hari lalu. Sekarang kentang besar Rp20 ribu, yang kecil Rp15 ribu,” ujar Yus kepada Aswin News, Selasa (22/7).

Tak hanya kentang, harga tomat pun ikut terkoreksi. Dari harga semula sekitar Rp40 ribu per kilogram, kini tomat bisa didapatkan dengan harga Rp30 ribu saja. Penurunan ini dinilai sangat membantu para ibu rumah tangga dan pelaku UMKM kuliner.

Seledri Turun Drastis, Cabai Tetap Stabil

Penurunan harga yang paling drastis terjadi pada daun seledri. Jika biasanya dijual seharga Rp80 ribu per kilogram, kini hanya Rp30 ribu.

“Naiknya waktu itu luar biasa. Seledri yang biasa cuma Rp20 ribu sempat melonjak ke Rp100 ribu, tapi sekarang sudah normal lagi,” jelas Yus.

Sementara itu, harga cabai rawit merah dan hijau terpantau stabil. Cabai rawit merah dijual seharga Rp40 ribu per kilogram dengan kualitas yang lebih baik dari sebelumnya.

“Cabainya sekarang ori, enggak dicampur putih kayak kemarin,” tambah Yus.

Untuk komoditas lain seperti bawang merah dan bawang putih, harga masih stabil di angka Rp60 ribu per kilogram.

Pedagang Harapkan Stabilitas Harga dan Pasokan

Yus menyampaikan harapannya agar pemerintah dan dinas terkait bisa menjaga kestabilan harga dan pasokan dari tingkat pusat, demi mendukung kelangsungan usaha kecil dan daya beli masyarakat.

“Kalau harga stabil, pembeli senang, kami pedagang juga tenang,” pungkasnya.

Dengan penurunan harga ini, masyarakat sekitar pasar Warakas bisa sedikit bernapas lega, terutama di tengah naik-turunnya ekonomi dan kebutuhan mendesak saat momen penting nasional mendekat.


Redaksi Aswinnews.com

Kartolo

Recent Posts

Misteri Uang Rp4 Miliar Terungkap? KPK Periksa Kadis PUPR Kota Bengkulu

JAKARTA, Aswinnews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi…

3 menit ago

Kapolsek Salapian Jadi Pembina Upacara di SMA Negeri 1 Salapian, Tekankan Disiplin dan Bahaya Narkoba

KoLangkat, AswinNews, com -Dalam rangka pembinaan dan edukasi kepada generasi muda, Kapolsek Salapian, AKP Master…

2 jam ago

Upacara Bendera di SMA Negeri 25 Garut Berlangsung Khidmat, Kepala Sekolah Ajak Siswa Perkuat Disiplin dan Karakter

Garut – Aswinnews.com – Suasana khidmat mewarnai pelaksanaan upacara pengibaran Bendera Merah Putih di SMA…

6 jam ago

Disperkim Jabar Gelar Gerakan Senin BerSEKA, Perkuat Budaya Bersih Dan Peduli Lingkungan Kerja

BANDUNG, Aswinnews.com – Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Provinsi Jawa Barat kembali melaksanakan Gerakan Senin…

6 jam ago

Pengawas Bina, Kepala Madrasah, Guru ASN, dan Stakeholder Kemenag Kota Cirebon Ikuti Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Sambut HUT ke-81 RI

Jakarta – Aswinnews.com Para Pengawas Bina Madrasah, di antaranya Oma Saumadin,S.Pd.I., M.M.,Dra. Ujianti Prihatini, M.Pd.…

15 jam ago

Polres Langkat Amankan Ibadah Minggu Di Empat Gereja, Wujud Komitmen Jaga Kerukunan Umat Beragama

Langkat, Aswinnews.com – Polres Langkat melalui Polsek Padang Tualang melaksanakan pengamanan kegiatan ibadah Minggu dan…

20 jam ago