🖋️ Penulis: Thoha
🗞️ Editor: Kenzo | Redaksi AswinNews.com – Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang dan Ter-Update
INDRAMAYU – AswinNews.com
Guna memastikan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) berjalan tepat sasaran, Pimpinan Cabang Bulog Indramayu, Sri Wahyuni, turun langsung melakukan monitoring ke Pasar Baru Karangmalang, Indramayu, pada Minggu (13/07/2025).
Monitoring ini dilakukan bersama Tim Satgas Pangan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, serta Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Indramayu. Fokus pengawasan adalah pada distribusi dan penjualan beras medium SPHP agar sesuai ketentuan harga dan tidak disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
“Beras medium sebelum adanya SPHP sempat menyentuh harga Rp14.000 per kilogram. Kini, beras SPHP dijual dengan harga Rp12.500 per kilogram, jauh lebih terjangkau,” ujar Sri Wahyuni.
Alternatif Bagi Masyarakat yang Tak Terima Bantuan
Sri Wahyuni menambahkan bahwa masyarakat yang tidak termasuk dalam daftar penerima bantuan pangan 10 kilogram beras pada alokasi bulan Juni dan Juli 2025, tetap dapat memperoleh beras SPHP dengan harga stabil.
“Kami pastikan stok beras SPHP di gudang Bulog Indramayu aman. Namun distribusinya tetap tergantung pada penugasan pemerintah,” jelasnya.
Kemitraan Resmi dengan Pedagang Sembako
Agar penyaluran lebih tertib dan tepat sasaran, Bulog menggandeng dinas pasar untuk mendata pedagang sembako yang memenuhi syarat sebagai mitra resmi. Syarat utama adalah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) yang sesuai.

“Hanya pedagang sembako yang memiliki NIB dan memenuhi persyaratan yang bisa menjadi mitra penjualan beras SPHP,” tambah Sri Wahyuni.
Di Pasar Baru Indramayu, saat ini sudah terdapat tiga pedagang mitra resmi yang menjual beras SPHP sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp12.500 per kilogram.
“Kami akan terus perluas distribusi ke pasar-pasar lain di Kabupaten Indramayu. Jika ada beras medium dijual di atas HET, maka dipastikan itu bukan beras SPHP dari Bulog, melainkan beras lokal,” tegasnya.
Respons Pedagang: SPHP Laris Manis
Salah satu pedagang mitra, Hadi Riyadi, mengaku beras SPHP sangat diminati masyarakat.
“Dengan harga Rp12.500 per kilogram, SPHP lebih terjangkau dibandingkan beras lokal yang bisa tembus Rp14.000. Permintaan tinggi. Dalam seminggu, dua ton yang kami terima selalu habis terjual,” ungkapnya.
Komitmen Bulog Hadirkan Beras Murah Berkualitas
Melalui langkah monitoring dan evaluasi rutin ini, Bulog berharap program SPHP dapat terus menjangkau masyarakat luas, memberikan alternatif beras murah namun berkualitas, serta meredam gejolak harga di pasar.
📍 Lokasi: Pasar Baru Karangmalang, Indramayu
📆 Minggu, 13 Juli 2025
📸 Dokumentasi: Tim liputan Bulog & Redaksi AswinNews
![]()
