🖋️ Laporan Jurnalis: Bang Yos
🛠️ Editor: Kenzo | Redaksi AswinNews.com – Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
PURWAKARTA – Tim muda Lodaya FC Polres Purwakarta mencatat sejarah manis dalam dunia sepak bola usia dini Kabupaten Purwakarta. Dalam laga Grand Final Piala Soeratin U-13 Askab PSSI Purwakarta, Kamis (10/7/2025), Lodaya FC tampil superior dan berhasil menggulung Naz Uniko dengan skor telak 6-0 di Stadion Purnawarman.
Sejak peluit awal, tim asuhan Coach Lucky Nurhakim langsung tampil menekan dan mendominasi permainan. Gol-gol spektakuler tercipta lewat kaki-kaki muda berbakat seperti Irsyad, Denisah, Raka, dan Muadi yang tampil gemilang dalam laga puncak ini.
Pesta Gol Lodaya FC

Dominasi Lodaya FC tak terbendung sejak menit awal. Irsyad mencatatkan dua gol indah, disusul Denisah dengan dua gol tambahan. Raka dan Muadi masing-masing menyumbang satu gol untuk melengkapi pesta kemenangan 6-0 atas Naz Uniko. Dengan hasil ini, Irsyad juga dinobatkan sebagai Top Skor turnamen dengan total 7 gol sepanjang kompetisi.
Sementara tim Naz Uniko yang juga tampil semangat, gagal menembus pertahanan kokoh Lodaya FC. Meski beberapa peluang sempat tercipta, ketangguhan lini belakang Lodaya membuat setiap ancaman berhasil diredam dengan baik.
Momentum Kebangkitan Sepak Bola Usia Dini
Pelatih Lodaya FC, Lucky Nurhakim, menyambut gembira kemenangan ini. Ia menyebut gelar juara ini bukan hanya tentang piala, tetapi cermin semangat dan potensi besar anak-anak Purwakarta di dunia sepak bola.

“Kemenangan ini adalah bukti bahwa pembinaan usia dini di Purwakarta mulai menunjukkan hasil positif. Ini momentum kebangkitan sepak bola lokal, dan semoga Lodaya FC bisa terus berkembang ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar Lucky kepada awak media.
Seruan Pembinaan dari Pemerhati Sepak Bola
Sementara itu, tokoh sepak bola Purwakarta sekaligus pembina Akademi ASAD, Edwar Zulkarnaen, menekankan pentingnya dukungan lintas sektor dalam pembinaan olahraga usia dini.
“Pemerintah daerah bersama swasta perlu bergandengan tangan membina dan mengembangkan bakat anak-anak kita. Sepak bola bisa menjadi media positif untuk mencegah kenakalan remaja, geng motor, dan aktivitas negatif lainnya. Semoga ke depan, sepak bola Purwakarta bisa menasional,” ucapnya penuh harap.
Penutupan Meriah dan Penghargaan Resmi
Laga final ini ditutup secara resmi oleh Wakil Ketua Askab PSSI Purwakarta, Kautsar Firmansyah, SH. Pertandingan berlangsung dengan lancar dan menjunjung tinggi sportivitas, dipimpin oleh wasit utama Jamaludin, dibantu oleh asisten wasit Herry dan Frans.
Dengan prestasi ini, Lodaya FC Polres Purwakarta tidak hanya membawa pulang trofi juara, tetapi juga membangkitkan asa baru bagi sepak bola Purwakarta — bahwa dengan pembinaan yang tepat, masa depan sepak bola nasional bisa lahir dari lapangan-lapangan desa.
🗂️ Kategori: Olahraga, Sepak Bola Usia Dini, Prestasi Daerah
🏷️ Tagar: #LodayaJuara #PialaSoeratinU13 #SepakBolaPurwakarta #PembinaanUsiaDini #NazUniko
![]()
