🖋️ Penulis: M.simon, | Laporan Tim Investigasi Khusus
🛠️ Editor: Kenzo | Redaksi AswinNews.com – Tajam, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
Binjai, 10 Juli 2025 — AswinNews.com – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 7 Binjai kembali menjadi sorotan. Kali ini, muncul dugaan praktik pungutan liar (pungli) terhadap para siswa baru dengan dalih pembelian perlengkapan pakaian olahraga.
Sejumlah wali murid mengaku keberatan dengan kebijakan yang menurut mereka membebani secara ekonomi, khususnya terkait kewajiban pembayaran senilai Rp500.000 per siswa untuk seragam olahraga dan atribut lainnya.
Keluhan pertama disampaikan oleh sejumlah wali murid kepada tim AswinNews pada 20 Juni 2025. Mereka mengaku tidak diberi ruang diskusi atas kebijakan sekolah dalam mewajibkan pembelian perlengkapan pakaian olahraga dari pihak sekolah.
“Kami merasa berat. Uang sebesar itu mencakup baju kaus, training, dasi pramuka, topi, dan atribut lain. Tidak semua orang tua mampu membayar begitu saja,” ujar salah satu wali murid yang meminta namanya dirahasiakan.
Mereka juga menyayangkan pihak sekolah yang mengambil keputusan secara sepihak tanpa mempertimbangkan kondisi ekonomi masing-masing keluarga siswa.
Pada 21 Juni 2025, tim investigasi AswinNews mencoba menelusuri lebih lanjut dengan mewawancarai beberapa siswa baru. Seorang siswa menyebutkan bahwa perlengkapan seperti baju seragam bisa dibeli sendiri, namun pakaian olahraga wajib dibeli dari sekolah.
“Trening, baju kaus, dasi, topi, semua paketnya lima ratus ribu rupiah,” ungkap siswa tersebut.
Upaya konfirmasi dilakukan pada 24 Juni 2025, namun pihak sekolah menolak menemui awak media. Seorang petugas keamanan menyebut bahwa Kepala Sekolah, Khr, S.Pd., sedang tidak berada di tempat.
Saat awak media memotret lingkungan sekolah sebagai bagian dari peliputan, petugas keamanan terlihat menghubungi seseorang lewat telepon dan terdengar mengatakan, “Mau diapakan ini wartawan?”.
Pernyataan tersebut langsung ditanggapi oleh tim media.
“Kami hadir menjalankan tugas sebagai jurnalis. Seperti Anda sebagai petugas keamanan menjaga keamanan sekolah, kami juga bertugas menjaga keterbukaan informasi publik,” ujar salah satu wartawan Aswinnews di lokasi.
Dua minggu berselang, tepatnya pada 8 Juli 2025, awak media Aswinnews kembali mengunjungi SMAN 7 Binjai untuk mengonfirmasi langsung kepada Kepala Sekolah. Namun, pihak keamanan kembali menyampaikan bahwa kepala sekolah tengah mengisi materi kegiatan kelas 10 dan tidak bersedia ditemui.
Sampai berita ini diturunkan, pihak sekolah belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan pungutan dan penolakan untuk bertemu awak media.
Catatan Redaksi:
Kebijakan sekolah seharusnya berpihak kepada transparansi, akuntabilitas, dan mempertimbangkan kondisi ekonomi siswa. Dugaan pungli, jika benar adanya, merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. AswinNews akan terus mengawal perkembangan kasus ini demi kepentingan publik.
Banda Aceh – AswinNews.com — Koperasi Konsumen Syariah Garuda Bersatu Aceh sukses melaksanakan Rapat Anggota…
Oleh: Bahrudin El-ShiraazAktivis Intelektual, Pegiat Kajian Keislaman Kontemporer dan Geopolitik Timur Tengah Setiap perubahan besar…
Cirebon, –AswinNews.com-Kegiatan Kunjungan Kerja (Kunker) Pengawsan Anggota Komisi IV DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI (Republik…
​BINJAI –Aswinnews.comSatuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Binjai berhasil meringkus dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor)…
Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) merupakan salah satu proyek strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto…
JAKARTA -AswiNews.com- Gelombang kritik terhadap Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) pasca pernyataan…