🖋️ Penulis: Yayuk E.S
🗞️ Editor: Kenzo | Redaksi Aswinnews.com – Tajam, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
Jombang, Aswinnews.com – Dalam upaya memperkuat program ketahanan pangan nasional, Polres Jombang melaksanakan penanaman jagung serentak Kuartal III di lahan perhutanan sosial, Rabu (9/7/2025). Kegiatan ini berlangsung di petak 1D Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno, pada lahan milik Perhutani KPH Jombang seluas 3,6 hektare.
Program ini merupakan bagian dari gerakan nasional Polri yang digelar serentak di seluruh Indonesia melalui Zoom Meeting bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, yang terpusat di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Polri Siap Menjadi Motor Ketahanan Pangan
Dalam sambutannya, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menegaskan komitmen Polri dalam mendukung misi besar pemerintah, yaitu menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.
“Sebagaimana amanat Presiden Prabowo, kita tidak hanya swasembada jagung, tetapi juga harus siap menjadi pemasok pangan dunia. Hari ini kita tanam jagung di lahan perhutanan sosial sebagai bentuk nyata kontribusi kita,” tegas Kapolres.
Ia juga menekankan pentingnya semangat dan kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan cuaca dan kondisi lahan yang tidak mudah. Namun, ia optimistis dengan kerja keras dan keberkahan, hasil terbaik bisa diraih.

“Jika Allah sudah berkehendak, maka tidak ada yang tidak mungkin. Kita tanam harapan hari ini, panen semangat untuk masa depan,” pungkasnya.
Perhutani Siap Sediakan Lahan untuk Ketahanan Pangan
Plt Administratur Perhutani KPH Jombang, Enny Handhayany Y.S., menyatakan dukungannya terhadap program nasional swasembada pangan jagung, khususnya melalui pemanfaatan lahan perhutanan sosial.

“Kami siap mendukung penuh, dan berkomitmen menyediakan lahan seluas apapun jika dibutuhkan untuk penanaman jagung. Ini bagian dari kontribusi kami terhadap kemandirian pangan nasional,” ujarnya.
Solidaritas Lintas Lembaga Hadir di Lapangan
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Jombang, unsur Forkopimda dan Forkopimcam, Dandim, Satradar 222 Kabuh, Perhutani Jombang, Dinas Pertanian, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), LMDH, serta para kepala desa dan tokoh masyarakat setempat.

Penanaman jagung serentak ini menjadi simbol sinergi pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat dalam menyongsong kemandirian pangan berbasis desa dan kehutanan sosial yang produktif.
Catatan Redaksi:
Gerakan penanaman jagung serentak bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi komitmen nyata menuju Indonesia yang berdaulat secara pangan. Ketika Polri, Perhutani, dan masyarakat menyatu di ladang, maka yang ditanam bukan hanya jagung, tetapi juga harapan untuk negeri yang kuat dan mandiri.
![]()
