ποΈ Reporter: Tim Investigasi RPL β AswinNews.com
π Editor: Kenzo | Redaksi AswinNews.com β Tajam, Akurat, Berimbang, dan Ter-Update
π Lokasi: Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur
Berdasarkan data dari Kesbangpol Kabupaten Belu dan Kodim 1605/Belu, nama Stefanus Atok Bau tidak ditemukan dalam arsip resmi pejuang Operasi Seroja 1975/1976. Pada masa itu, usia Atok Bau baru sekitar 5 tahunβjauh dari kualifikasi untuk diakui sebagai pejuang militer. Namun, ia kini justru memimpin organisasi resmi yang menaungi para veteran.
Laporan investigatif menyebutkan bahwa antara tahun 2010β2014, lebih dari 2.800 orang direkrut secara massal sebagai calon veteran dengan menggunakan tanggal pendaftaran seragam: 12 Juli 2009. Banyak di antara mereka tidak pernah mengikuti operasi militer maupun pelatihan tempur. Berkas-berkas yang digunakan pun diduga fiktif atau manipulatif.
Kesaksian Peltu Purn. Mariono, yang dihadirkan dalam sidang etik DPP LVRI pada 12β13 Juni 2025, mengungkap adanya praktik pungli dan kolusi sejak 2009. Stefanus Atok Bau diduga bekerja sama dengan Mayor Inf (Purn) Longginus Lelo (alm) dalam penerbitan dokumen SK veteran.
Pola yang diungkap meliputi:
Dokumen yang diperoleh tim investigasi mengindikasikan adanya perbedaan identitas signifikan, antara lain:
Perbedaan ini memunculkan dugaan bahwa nama, tanggal lahir, dan data identitas lain dimanipulasi untuk memenuhi syarat administrasi.
Laporan ke Polda NTT tahun 2013 hanya menghasilkan SP2HP tanpa tindak lanjut konkret. Bahkan laporan baru ke Polres Belu pada Mei 2025 belum menunjukkan adanya perkembangan penyelidikan aktif terhadap Atok Bau.
Masyarakat dan pelapor juga mendesak penutupan Kantor Veteran KM 16, yang dianggap sebagai pusat aktivitas jaringan rekrutmen ilegal. Padahal, Kodim 1605/Belu telah menyediakan kantor resmi di kawasan koperasi militer yang belum dimanfaatkan.
Sejumlah pejuang asli seperti Herman Seran dari Wekmutis belum pernah menikmati hak veteran karena tidak mampu membayar biaya administrasi. Sementara itu, banyak veteran yang diduga tidak sah justru menerima tunjangan rutin dari negara.
Para pelapor, yang terdiri dari eks pejuang dan masyarakat sipil, menyerukan keterlibatan langsung dari Presiden RI, Panglima TNI, dan DPP LVRI untuk membongkar skema mafia veteran ini. Mereka menuntut audit menyeluruh, penindakan hukum tegas, serta evaluasi ulang terhadap semua SK veteran yang diterbitkan selama kurun waktu 2009β2015.
Redaksi AswinNews.com berkomitmen menjaga keseimbangan informasi dan membuka ruang hak jawab bagi semua pihak yang disebutkan dalam laporan ini. Setiap klarifikasi atau bantahan akan kami muat sesuai kaidah jurnalistik yang berlaku.
Apabila Anda memiliki informasi tambahan, bukti, atau ingin memberikan klarifikasi terkait laporan ini, silakan hubungi Redaksi AswinNews melalui kanal resmi kami.
Redaksi AswinNews.com
Indramayu βAswinNews.com β Anggota APRI (Asosiasi Penghulu Republik Indonesia) se-Kabupaten Indramayu menghadiri kegiatan Penguatan Manajemen…
AswinNews,comLangkat - Polres Langkat terus memperkuat pembinaan internal personel melalui kegiatan pembinaan rohani dan mental…
βLANGKAT β Aswinnews.comPolsek Pangkalan Susu berhasil mengungkap kasus tindak pidana kekerasan secara bersama-sama (pengeroyokan) yang…
Salapian β AswinNews.com β Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab bersama, tetapi juga investasi bagi…
BENGKULU β AswinNews.com β Keributan antar dua rombongan yang terjadi di salah satu tempat hiburan…
PIDIE β AswinNews.com β Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K menyerahkan bantuan sosial secara…