Mafia Veteran di Belu: Dugaan Pemalsuan, Tunjangan Ilegal, dan Skandal yang Membungkam Keadilan

πŸ–ŠοΈ Reporter: Tim Investigasi RPL – AswinNews.com
πŸ“ Editor: Kenzo | Redaksi AswinNews.com – Tajam, Akurat, Berimbang, dan Ter-Update
πŸ“ Lokasi: Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur


Belu, NTT β€” Skandal dugaan pemalsuan dokumen dan perekrutan veteran ilegal di Kabupaten Belu kembali mencuat ke permukaan. Nama Stefanus Atok Bau, Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Cabang Belu, menjadi sorotan setelah berbagai kesaksian dan bukti menunjukkan adanya penyimpangan administratif dan dugaan pelanggaran hukum selama lebih dari satu dekade terakhir.


Tidak Terdaftar Sebagai Pejuang, Tapi Menjabat Ketua LVRI

Berdasarkan data dari Kesbangpol Kabupaten Belu dan Kodim 1605/Belu, nama Stefanus Atok Bau tidak ditemukan dalam arsip resmi pejuang Operasi Seroja 1975/1976. Pada masa itu, usia Atok Bau baru sekitar 5 tahunβ€”jauh dari kualifikasi untuk diakui sebagai pejuang militer. Namun, ia kini justru memimpin organisasi resmi yang menaungi para veteran.


Rekrutmen Massal Tanpa Validasi

Laporan investigatif menyebutkan bahwa antara tahun 2010–2014, lebih dari 2.800 orang direkrut secara massal sebagai calon veteran dengan menggunakan tanggal pendaftaran seragam: 12 Juli 2009. Banyak di antara mereka tidak pernah mengikuti operasi militer maupun pelatihan tempur. Berkas-berkas yang digunakan pun diduga fiktif atau manipulatif.


Skema Dugaan Pemalsuan dan Pemerasan

Kesaksian Peltu Purn. Mariono, yang dihadirkan dalam sidang etik DPP LVRI pada 12–13 Juni 2025, mengungkap adanya praktik pungli dan kolusi sejak 2009. Stefanus Atok Bau diduga bekerja sama dengan Mayor Inf (Purn) Longginus Lelo (alm) dalam penerbitan dokumen SK veteran.

Pola yang diungkap meliputi:

  • Penerbitan dua SK veteran atas nama pribadi (indikasi administrasi ganda)
  • Pemalsuan tanggal lahir sebanyak lima kali
  • Dugaan pemerasan terhadap anggota agar membayar biaya pengurusan SK, seperti kasus Leandro Duarte dan Mateus Nahak

Fakta Identitas Ganda: Bukti Tambahan dari Investigasi Lapangan

Dokumen yang diperoleh tim investigasi mengindikasikan adanya perbedaan identitas signifikan, antara lain:

  • NPV (Nomor Pendaftaran Veteran): 13.032.683, mengindikasikan tahun lahir 1968
  • Di surat baptis dan surat nikah tercatat nama Stefanus Atok, bukan Stefanus Atok Bau
  • Dalam dokumen SK veteran, tertulis nama Stefanus Atok Bau, lahir 22 Juli 1954

Perbedaan ini memunculkan dugaan bahwa nama, tanggal lahir, dan data identitas lain dimanipulasi untuk memenuhi syarat administrasi.


Laporan Hukum Mandek, Kantor Veteran Jadi Sorotan

Laporan ke Polda NTT tahun 2013 hanya menghasilkan SP2HP tanpa tindak lanjut konkret. Bahkan laporan baru ke Polres Belu pada Mei 2025 belum menunjukkan adanya perkembangan penyelidikan aktif terhadap Atok Bau.

Masyarakat dan pelapor juga mendesak penutupan Kantor Veteran KM 16, yang dianggap sebagai pusat aktivitas jaringan rekrutmen ilegal. Padahal, Kodim 1605/Belu telah menyediakan kantor resmi di kawasan koperasi militer yang belum dimanfaatkan.


Ironi: Pejuang Asli Terabaikan, Veteran Instan Menikmati Tunjangan

Sejumlah pejuang asli seperti Herman Seran dari Wekmutis belum pernah menikmati hak veteran karena tidak mampu membayar biaya administrasi. Sementara itu, banyak veteran yang diduga tidak sah justru menerima tunjangan rutin dari negara.


Seruan Aksi dan Harapan Keadilan

Para pelapor, yang terdiri dari eks pejuang dan masyarakat sipil, menyerukan keterlibatan langsung dari Presiden RI, Panglima TNI, dan DPP LVRI untuk membongkar skema mafia veteran ini. Mereka menuntut audit menyeluruh, penindakan hukum tegas, serta evaluasi ulang terhadap semua SK veteran yang diterbitkan selama kurun waktu 2009–2015.


Catatan Redaksi:

Redaksi AswinNews.com berkomitmen menjaga keseimbangan informasi dan membuka ruang hak jawab bagi semua pihak yang disebutkan dalam laporan ini. Setiap klarifikasi atau bantahan akan kami muat sesuai kaidah jurnalistik yang berlaku.


Apabila Anda memiliki informasi tambahan, bukti, atau ingin memberikan klarifikasi terkait laporan ini, silakan hubungi Redaksi AswinNews melalui kanal resmi kami.


Redaksi AswinNews.com

Kartolo

Recent Posts

Anggota APRI Se-Kabupaten Indramayu Hadiri Penguatan Manajemen Talenta ASN Kemenag Tahun 2026

Indramayu –AswinNews.com β€” Anggota APRI (Asosiasi Penghulu Republik Indonesia) se-Kabupaten Indramayu menghadiri kegiatan Penguatan Manajemen…

1 jam ago

Polres Langkat Perkuat Moral dan Spiritual Personel melalui Binrohtal, Wujudkan Polri Presisi yang Humanis dan Berintegritas

AswinNews,comLangkat - Polres Langkat terus memperkuat pembinaan internal personel melalui kegiatan pembinaan rohani dan mental…

1 jam ago

Pengeroyokan Tragis di Lapangan Bola Pangkalan Susu, Satu Pemuda Tewas, 4 Pelaku Berhasil Diringkus Polisi

​LANGKAT – Aswinnews.comPolsek Pangkalan Susu berhasil mengungkap kasus tindak pidana kekerasan secara bersama-sama (pengeroyokan) yang…

2 jam ago

Sukseskan Penguatan Ekoteologi, KUA Salapian Anjurkan Orangtua Bekali Pengantin Dengan Bibit Pohon

Salapian – AswinNews.com β€” Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab bersama, tetapi juga investasi bagi…

3 jam ago

Keributan Antar Rombongan di Cafe Padang Jati Berujung Laporan Polisi

BENGKULU – AswinNews.com β€” Keributan antar dua rombongan yang terjadi di salah satu tempat hiburan…

3 jam ago

Kapolres Pidie Serahkan Bantuan kepada Korban Puting Beliung di Kota Sigli

PIDIE – AswinNews.com β€” Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K menyerahkan bantuan sosial secara…

3 jam ago