🖊️ Laporan Jurnalis: LR
📍 Kontributor: Polres Jombang
🗞️ Editor: Kenzo | ASWINNEWS.COM – Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
JOMBANG – ASWINNEWS.COM
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli, serta menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H, Polres Jombang menggelar kegiatan Liwetan Bhayangkara. Acara ini digelar pada Rabu malam, 25 Juni 2025, di Gedung Graha Bhakti Bhayangkara, sebagai bentuk refleksi kebersamaan dan penguatan sinergi lintas elemen masyarakat.
Dengan format tradisional khas Nusantara — duduk bersila dan menyantap nasi liwet secara bersama-sama — ratusan undangan memenuhi ruangan. Suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan sangat terasa sejak awal hingga akhir acara.

Forkopimda dan Tokoh Silat Hadiri Liwetan Bhayangkara
Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting dari unsur Forkopimda Kabupaten Jombang, di antaranya Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H, S.I.K, CPHR, Kepala Bakesbangpol Jombang Anwar, M.K.P, Kasdim 0814/Jombang Mayor Czi Nurhadi, serta perwakilan dari Satradar Kabuh, Lettu Yusuf Maulana.
Turut hadir pula Wakapolres Kompol Christian Bagus Yulianto, S.H., S.I.K., M.Si, para pejabat utama Polres Jombang, Kapolsek jajaran, serta para ketua dan pengurus perguruan silat yang tergabung dalam Paguyuban Pencak Silat Jombang Beriman (PSJB).

Momen Konsolidasi dan Harmoni Jelang Suroan
Dalam sambutannya, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh tamu yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa liwetan bukan sekadar seremoni, melainkan momentum strategis untuk membangun silaturahmi, menciptakan rasa aman, dan menyamakan persepsi menjelang peringatan Suroan yang kerap diwarnai potensi gesekan antar-perguruan.
“Liwetan ini bukan hanya bagian dari rangkaian HUT Bhayangkara, tetapi juga menyambut Tahun Baru Islam, sekaligus menciptakan kondusifitas wilayah menjelang Suroan 2025 di Kabupaten Jombang,” tegas Kapolres.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya keluarga besar perguruan silat, untuk menjaga harmoni dan persatuan, serta tidak terpancing provokasi yang dapat merusak tatanan sosial dan keamanan di wilayah Jombang.

“Kami berharap semua pihak dapat menjaga keamanan dan ketertiban selama peringatan Suroan, agar Jombang tetap aman, damai, dan kondusif,” tambahnya.
Pemkab Apresiasi Inisiatif Polres Libatkan Komunitas Silat
Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jombang, Anwar, M.K.P, yang hadir mewakili Bupati Jombang, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Polres Jombang menggelar acara ini dengan menggandeng para tokoh perguruan silat.
“Kami melihat langkah ini sebagai wujud nyata dari pendekatan kultural dan preventif yang sangat penting. Semoga dengan kegiatan ini, terjalin persatuan dan rasa persaudaraan antar-perguruan, sehingga peringatan 1 Muharram nanti dapat berlangsung damai,” ujar Anwar.
Ia juga menekankan bahwa peran aktif para pendekar dan sesepuh silat sangat penting dalam merawat kearifan lokal dan nilai-nilai luhur budaya yang selama ini menjadi kekuatan sosial masyarakat Jombang.

Kebersamaan Ditutup dengan Nasi Liwet dan Doorprize
Setelah sesi doa bersama dan sambutan dari berbagai pihak, acara ditutup dengan makan liwet bersama. Nasi liwet, sebagai simbol kebersamaan dan kerukunan, disantap bersama di atas daun pisang secara lesehan, menambah kehangatan suasana.
Sebagai bentuk apresiasi dan kebahagiaan bersama, panitia juga menggelar pengundian door prize dengan hadiah menarik bagi para peserta.
Menjadi Contoh Pendekatan Humanis Polri
Kegiatan ini tidak hanya mencerminkan pendekatan humanis Polri dalam menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga menunjukkan komitmen institusi kepolisian dalam merawat harmoni sosial, khususnya menjelang momentum penting seperti Tahun Baru Islam dan perayaan Bhayangkara.
Dengan semangat Bhayangkara Presisi, Polres Jombang menunjukkan bahwa menciptakan keamanan tidak hanya melalui patroli dan penindakan, tetapi juga lewat silaturahmi, budaya, dan gotong royong.
![]()
