🖊️ Reporter: Aris
📍 Kontributor: Pemkab Majalengka
🗞️ Editor: Kenzo | ASWINNEWS.COM – Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
MAJALENGKA, AswinNews.com – Di tengah peringatan Hari Jadi ke-535 Kabupaten Majalengka, pemerintah daerah menggagas langkah nyata dalam bidang kesehatan masyarakat. Melalui program Bulan Gerakan Bebas Katarak Serentak (BENGRAS), Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka menggelar operasi katarak gratis, menyasar ratusan warga dari seluruh kecamatan.
Acara ini dipusatkan di Rumah Sakit Umum Talaga pada Selasa, 24 Juni 2025, sebagai bagian dari upaya konkret menekan tingginya angka penderita katarak yang mendominasi kelompok usia lanjut di daerah tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Majalengka, H. Agus Suratman, dalam laporannya menjelaskan bahwa berdasarkan data tahun 2024, jumlah penderita katarak tercatat sebanyak 1.857 jiwa.
“Hari ini sebanyak 135 warga telah lolos skrining dan siap menjalani operasi. Mereka berasal dari berbagai kecamatan, diseleksi ketat melalui Puskesmas masing-masing,” jelas Agus.
Kegiatan ini terselenggara berkat sinergi antara Dinas Kesehatan, PT Gistex Garmen Indonesia, Bandung Eye Center, dan Perdami Bandung, sebagai wujud kemitraan lintas sektor dalam pelayanan kesehatan.
Dalam sambutannya, Bupati Majalengka H. Eman Suherman menekankan bahwa kesehatan penglihatan merupakan bagian penting dari kualitas hidup, khususnya bagi para lansia.
“Operasi katarak ini bukan sekadar prosedur medis, tapi juga bentuk kepedulian. Kami ingin membuktikan bahwa ulang tahun daerah tidak hanya dirayakan dengan seremonial, tapi juga aksi nyata,” ujar Bupati.
Ia pun menginstruksikan Dinkes serta jajaran rumah sakit daerah untuk terus menjadikan program operasi katarak gratis sebagai agenda tahunan, menyasar warga yang tak mampu menjangkau layanan kesehatan mata secara mandiri.
Program ini disambut haru dan antusias oleh warga penerima manfaat. Salah satunya Didi (57) dari Kecamatan Jatiwangi yang mengaku sangat terbantu:
“Biaya operasi katarak itu mahal. Kalau tidak ada program ini, saya mungkin tetap gelap. Terima kasih untuk semua pihak yang telah membantu kami,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Emah (70) dari Kecamatan Bantarujeg yang selama ini terganggu penglihatannya akibat usia lanjut juga merasa bersyukur:
“Semoga setelah operasi ini, saya bisa lihat anak-cucu saya lagi dengan jelas,” tuturnya lirih, penuh harapan.
Tim AswinNews.com mencatat bahwa meskipun program BENGRAS sangat membantu, angka penderita katarak di Majalengka masih tinggi dan terus bertambah, terutama di kalangan petani dan lansia di pelosok. Minimnya akses ke dokter spesialis mata dan belum meratanya fasilitas kesehatan menjadi faktor yang memperparah kondisi.
Program seperti BENGRAS menjadi solusi jangka pendek yang sangat berarti, namun perlu penguatan layanan mata berbasis komunitas, mobile clinic, dan pembagian kacamata korektif preventif sebagai pendekatan jangka panjang.
📌 Catatan Redaksi:
AswinNews.com mengapresiasi program Pemkab Majalengka dan mitra yang telah mengedepankan sisi kemanusiaan dalam kebijakan publik. Redaksi membuka ruang bagi pembaca dan pihak kesehatan untuk memberikan masukan demi penyempurnaan layanan di masa mendatang.
INDRAMAYU – AswinNews.com — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) Universitas Wiralodra…
Indramayu Aswinnews.com – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat dari , , S.H., M.M.,…
Rembang Aswinnews.com— Fenomena maraknya konten provokatif, ujaran kebencian, hingga perundungan siber (cyberbullying) di media sosial…
Pidie Aswinnews,com-Sarjani Abdullah (Bupati Pidie) menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Wilayah Aceh yang berlangsung di…
Langkat – AswinNews.com — Polsek Tanjung Pura jajaran Polres Langkat kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas…
Bengkulu – AswinNews.com — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Bengkulu menggelar Musyawarah Anak…