Polsek Bohorok Dorong Ketahanan Pangan: Satu Polisi Satu Desa, Satu Hektar Jagung

🖊️ Reporter: Hambali
📍 Kontributor: Polsek Bohorok
🗞️ Editor: Kenzo | ASWINNEWS.COM – Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update

Bohorok, Langkat – Dalam rangka mendukung program nasional ketahanan pangan “Satu Juta Hektar Tanam Jagung”, Polsek Bohorok menggelar rapat koordinasi lintas sektor yang melibatkan dua kecamatan: Bohorok dan Sirapit, pada Selasa, 25 Juni 2025.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Bohorok AKP Tunggul Tumeang, SH tersebut digelar dalam suasana konstruktif, dengan fokus pada penguatan sinergi antara kepolisian dan pemerintah desa dalam pelaksanaan program “Satu Polisi Satu Desa”.


Setiap Desa Diimbau Sediakan Lahan Jagung Satu Hektar

Dalam forum koordinasi tersebut, setiap kepala desa diminta untuk mendukung ketersediaan lahan minimal 1 hektar sebagai lokasi penanaman jagung, yang menjadi bagian dari target nasional 1 juta hektar program swasembada pangan berbasis desa.

“Kami berharap masing-masing desa di dua kecamatan ini mendukung sepenuhnya dengan menyediakan lahan untuk ditanami jagung. Ini bukan sekadar program, tapi upaya konkret menjaga kedaulatan pangan,” tegas AKP Tunggul Tumeang.


Polisi sebagai Penggerak Ketahanan Pangan

Program ini juga menjadi bagian dari peran strategis kepolisian dalam bidang pembinaan masyarakat, di mana setiap Bhabinkamtibmas ditunjuk sebagai pendamping dan fasilitator program ketahanan pangan di desa binaannya.

“Polisi tak hanya menjaga keamanan, tapi juga hadir sebagai motor penggerak pembangunan, termasuk di bidang pangan. Kami siap kawal dan dampingi pelaksanaan di lapangan,” tambah Kapolsek.


Apdesi dan Kepala Desa Komitmen Dukung Program

Rapat tersebut turut dihadiri oleh Ketua APDESI Kecamatan Bohorok, Nirwanto, serta seluruh kepala desa dari dua kecamatan. Dalam pernyataannya, Nirwanto menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung program tersebut.

“Kami di tingkat desa sangat siap. Tinggal penguatan koordinasi teknis dan pendampingan lapangan. Program ini bisa jadi tonggak baru swasembada pangan dari desa,” ujar Nirwanto.


Satu Hektar, Satu Harapan: Desa Jadi Basis Kedaulatan Pangan

Program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan lokal, meningkatkan produktivitas pertanian desa, serta membuka lapangan kerja dan sumber pendapatan baru bagi masyarakat.

Dengan kolaborasi aktif antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat, program 1 juta hektar jagung bukan hanya target administratif, tetapi juga langkah nyata membangun ketahanan ekonomi dari akar rumput.


📌 Catatan Redaksi:
ASWINNEWS.COM akan terus memantau perkembangan pelaksanaan program ini dan membuka ruang konfirmasi bagi pihak terkait untuk memberikan klarifikasi maupun progres capaian.


Kartolo

Recent Posts

MPM Unwir Gelar Unjuk Rasa dan Audiensi di Halaman Kampus Universitas Wiralodra Indramayu

INDRAMAYU – AswinNews.com — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) Universitas Wiralodra…

2 jam ago

Anggota Komisi I Gelar Kegiatan Pengawasan Pelaksanaan Pemerintahan Di Desa Karang Ampel

Indramayu Aswinnews.com – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat dari , , S.H., M.M.,…

3 jam ago

Penyebar Doxing Hati-hati, Tiga Payung Hukum Siap Menjeratmu

Rembang Aswinnews.com— Fenomena maraknya konten provokatif, ujaran kebencian, hingga perundungan siber (cyberbullying) di media sosial…

3 jam ago

Bupati Pidie Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi Wilayah Aceh

Pidie Aswinnews,com-Sarjani Abdullah (Bupati Pidie) menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Wilayah Aceh yang berlangsung di…

3 jam ago

Gerak Cepat Polsek Tanjung Pura Gagalkan Dugaan Peredaran Sabu, Berbagai Barang Bukti Berhasil Diamankan

Langkat – AswinNews.com — Polsek Tanjung Pura jajaran Polres Langkat kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas…

11 jam ago

Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bengkulu: Saya Bangga dan Mencintai Keluarga Besar PDI Perjuangan

Bengkulu – AswinNews.com — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Bengkulu menggelar Musyawarah Anak…

12 jam ago