ILAGA – Aswinnews.com-Konflik bersenjata antara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) dan militer Pemerintah Indonesia kembali memanas di Kabupaten Puncak, Papua Tengah.
Akibatnya, ratusan warga sipil dari Distrik Yugumowak dilaporkan mengungsi ke Distrik Sinak pada Senin, 23 Juni 2025 sekitar pukul 15.50 WIT untuk mencari perlindungan.
Menurut laporan para pekerja kemanusiaan independen di lapangan, konflik mulai pecah sejak Minggu, 22 Juni 2025 dan meluas ke wilayah permukiman warga pada dini hari berikutnya.
Beberapa kampung di Distrik Yugumowak menjadi lokasi terdampak, memaksa seluruh warga — mulai dari anak-anak hingga lanjut usia — meninggalkan kampung halaman mereka.
Situasi mencekam terjadi setelah ratusan aparat militer Indonesia dikerahkan dari Ilaga menuju Distrik Yugumowak dan Distrik Sinak untuk menghadapi pasukan TPNPB. Namun, kehadiran militer di wilayah-wilayah permukiman memicu ketakutan warga, terutama akibat rentetan suara tembakan yang terus terdengar.
“Kondisi ini sangat mengkhawatirkan. Warga ketakutan dan memilih mengungsi demi keselamatan jiwa mereka,” ujar salah satu relawan kemanusiaan yang enggan disebutkan namanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah maupun aparat keamanan terkait jumlah korban atau upaya evakuasi lebih lanjut.
Editor: Abah Roy
Penulis: Mychael Hontong
![]()
