🖊️ Reporter: Armandus Doo
📍 Kontributor: Markas Pusat KOMNAS TPNPB
✍️ Editor: Kenzo | Redaksi ASWINNEWS.COM – Tajam, Akurat, Berimbang, Terpercaya dan Ter-Update
YAHUKIMO – ASWINNEWS.COM | Organisasi bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XVI Yahukimo mengklaim bertanggung jawab atas penembakan sejumlah aparat keamanan dan agen intelijen militer Indonesia di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Senin pagi, 16 Juni 2025.
Dalam pernyataan resmi yang diterima redaksi ASWINNEWS dari Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB, disebutkan bahwa aksi tersebut dilakukan oleh pasukan yang dipimpin Brigjen Elkius Kobak selaku Panglima Kodap XVI Yahukimo dan Mayor Kopitua Heluka sebagai Komandan Operasi.
Penembakan dilaporkan terjadi di dua lokasi berbeda. Titik pertama berada di Jalan Seradala, Jembatan Kali Biru KM 4, Dekai, tempat di mana seorang anggota TNI berpangkat Bintara atas nama Segar Mulyana tewas dalam serangan.
Lokasi kedua yang tidak dijelaskan secara rinci, disebut menjadi arena kontak bersenjata yang menewaskan sejumlah aparat militer serta agen intelijen.
“Kami bertanggung jawab penuh atas penembakan ini, yang merupakan bagian dari operasi terencana di wilayah pertahanan kami,” demikian pernyataan Brigjen Elkius Kobak seperti dikutip dari siaran pers.
Dalam pernyataan yang ditandatangani sejumlah petinggi TPNPB-OPM seperti Jenderal Goliath Tabuni, Letjen Melkisedek Awom, dan Mayjen Terianus Satto, pihaknya kembali menegaskan sikap bahwa konflik bersenjata akan terus berlangsung hingga pemerintah Indonesia bersedia mengakui kemerdekaan Papua yang menurut mereka telah diproklamasikan pada 1 Desember 1961.
TPNPB juga menyerukan perundingan internasional yang difasilitasi pihak ketiga yang netral, dan meminta Presiden Prabowo Subianto membuka ruang dialog demi mengakhiri konflik berkepanjangan di Tanah Papua.
“Jika Presiden Prabowo siap mengakhiri perang, maka kami siap berdialog. Tapi selama hak kami tidak diakui, perlawanan bersenjata akan terus berjalan,” bunyi pernyataan tertulis yang ditandatangani oleh Sebby Sambom, juru bicara resmi TPNPB.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI maupun Polri terkait insiden penembakan yang diklaim oleh TPNPB di Yahukimo. Redaksi ASWINNEWS masih berupaya mengonfirmasi kebenaran data korban serta tanggapan dari aparat keamanan.
Peliputan konflik bersenjata di Papua dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip verifikasi, imbang, dan tidak memihak. Klaim dari pihak TPNPB ini disampaikan sebagaimana adanya berdasarkan siaran pers resmi, dan akan dilengkapi dengan informasi dari pihak pemerintah atau militer saat tersedia.
Kota Langsa – Aswinnews. com- Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, S.E., turun langsung…
Effort to Increase Protection for Workers in 5 Sectors in Lampung Province under the HUKATAN…
BANDAR LAMPUNG – Aswinnews.com – Dewan Pengurus Pusat Federasi Serikat Buruh Kehutanan, Industri Umum, Perkayuan,…
MERANTI, Aswinnews.com – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menyambut secara resmi kunjungan lawatan…
BENGKULU – Aswinnews.com – Seorang warga Kota Bengkulu bernama Miya mengaku tidak mendapatkan pelayanan di…
LHOKNGA – Aswinnews.com – Indonesian Rupiah banknotes that are no longer fit for circulation have…