🖊️ Reporter: Ine
📍 Kontributor: Ganesha Film
✍️ Editor: Kenzo | Redaksi ASWINNEWS.COM – Tajam, Akurat, Berimbang, Terpercaya dan Ter-Update
JAKARTA — ASWINNEWS.COM | Film horor terbaru “Syirik: Danyang Laut Selatan” karya sutradara Hestu Saputra resmi diputar dalam acara Press Screening & Press Conference di Studio 2 Epicentrum XXI, Jakarta, pada Senin (16/6/2025). Film ini akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 19 Juni 2025, menjanjikan teror mistis yang berpadu dengan kedalaman nilai budaya dan spiritual.
Berbeda dari film horor konvensional, Syirik tidak hanya menyuguhkan efek kejut (jump scare), tetapi mengupas sisi gelap kepercayaan lokal, praktik sesat, dan dilema moral yang masih hidup di tengah masyarakat.

“Eksotisme keindahan alam dan budaya kami sulap menjadi dunia magis yang mengerikan,” ujar Hestu Saputra, sang sutradara. “Film ini menggambarkan bagaimana kekuasaan manusia bisa kehilangan batasnya, saat ilmu hitam dan ambisi dikultuskan.”
Kisah Cinta Tragis dan Pertarungan Nilai
Film ini mengangkat kisah tragis Said dan Sari, sepasang kekasih yang harus menghadapi tekanan tradisi, keluarga, dan kekuatan gaib yang menghantui desa mereka. Said, seorang santri yang kembali ke kampung halaman, terjebak dalam konflik antara iman dan penyimpangan, ketika ia menemukan desanya telah terjerumus dalam praktik hitam yang mengerikan.
Tokoh antagonis Ki Dalang, dengan obsesinya terhadap ritual tumbal dan “wayang kulit manusia”, menjadi simbol dari kekuasaan yang menyesatkan. Sementara sang lurah dihadapkan pada dilema moral antara membela warganya atau melindungi rahasia kelam desa itu.
Bintang Papan Atas, Debut Mengejutkan

Syirik diperkuat jajaran bintang kenamaan seperti Teuku Rassya, Donny Alamsyah, Kinaryosih, Totos Rasiti, Nikita Mirzani, dan Richelle Skornicki. Penampilan Nikita Mirzani menjadi sorotan karena menandai titik balik kariernya lewat peran dramatis dan emosional yang jauh dari citra kontroversialnya.
Sementara itu, Richelle Skornicki menjalani debut horor sebagai Sari, karakter perempuan yang penuh konflik batin. Permainannya disebut sukses menangkap dinamika ketakutan dan keteguhan hati dalam situasi ekstrem.
Mistis Lokal, Visual Realistis
Mengambil latar di Wonosari, Yogyakarta, film ini menyuguhkan lanskap alam yang eksotis namun mencekam, memperkuat suasana spiritual desa pesisir Laut Selatan. Sejumlah mitos lokal seperti Danyang penjaga desa, pulung gantung, dan ritual pengorbanan diangkat dengan sinematografi yang otentik dan atmosferik.
“Syirik bukan hanya menakuti, tapi juga mengajak penonton merefleksikan konsekuensi dari keserakahan, penyimpangan keyakinan, dan harga dari kekuasaan,” ungkap tim produksi Ganesha Film.
Tayang 19 Juni: Horor Bernyawa Budaya
Dengan proses produksi yang intens dan riset budaya yang mendalam, “Syirik: Danyang Laut Selatan” diharapkan membuka babak baru bagi film horor Indonesia yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan spiritual dan sosial.
📽️ Saksikan Syirik mulai 19 Juni 2025 di bioskop seluruh Indonesia. Siapkan diri Anda untuk pengalaman horor yang mengguncang batin sekaligus membuka mata terhadap warisan budaya yang kerap tersembunyi di balik kabut kepercayaan.
Redaksi AswinNews
![]()
