PERGESERAN TANAH DI DESA PASIR MUNJUL KECAMATAN SUKATANI MENGAKIBATKAN SEMAKIN BERTAMBAH RUMAH YANG AMBRUK

Purwakarta Aswinnews.com 14 Juni 2025

Awal terjadinya pengeseran tahah di kampung cigintung RT 06 DAN Rt08 sekitar pukul 17 00 WIB sangat terasa oleh warga Desa pasir Munjul kecamatan sukatani pada hari Rabu (11/06/2025) empat hari lalu saat terjadinya Bencana alam.

Pergeserah tanah tersebut sangat tidak terduga karena terjadinya tanpa adanya anda tanda alam seperti hujan.

Saat terasanya gengeseran tanah jam 5 sore warga udh siap siaga bahkan telah membawa anggota keluwarga untuk keluwar dari rumah dikhawatirkan akan terjadi yang tidak diinginkan dan saat itu suara gementek semakin kencang.

Seiringan pengeseran tanah warga mulai meyelamatkan barang barang yang sekiranya bisa d selamatkan bahkan udh ada rumah rumah mulai ambruk tergeser tanah.

Warga yang lain meyelamatkan warga yang lansia begitu juga aparat serta Babinsa Bhabinkamtibmas ikut juga warga yang terkena pengeseran tahan apalagi rumahnya udh ambruk rata dengan tanah.

Awak media mendatangi setaf Desauntuk konfirmasi dengan adanya pengeseran tanah serta warga yang kena korban sekitar 54 rumah.
Informasi dari Staff Desa Pasir Munjul :
1.Data terdampak terkini

  • Kp. Cigintung terdampak 65 KK sekitar 200 jiwa sekitar 54 rumah
  • Kp. Sukamulya terdampak 16 KK sekitar 49 jiwa dari 14 rumah

2.Bantuan berupa apa dan dari mana saja

  • Bantuan dari Dinsos, BPBD, Bupati Purwakarta, Pertanian, YBM PLN Purwakarta dan IBI Kab. Purwakarta
    3.Berapa warga yang ada di penampungan sarana desa
  • Terdapat 18 KK = 53 jiwa yang mengungsi ke kantor desa yang sudah kami sediakan.
    4.Berapa kerugian Materi yang warga alami
  • Belum jelas yang pasti rugi material
    5.Responsif pihak2 terkait seperti apa
  • Alhamdulillah langsung tanggap.
    6.Rencana di alokasikan dimana
  • masih proses pengajuan

Hasil investigasi dari lokasi yang kena dampak mencana alam dari pegeseran tanah dengan salah satu staff desa Pasir Munjul kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta.
Hingga berita ini diturunkan,pergeseran tanah masih belum berhenti dan kemungkinan akan ada lagi pergerakan tanah selanjutnya.Dikarenakan lokasinya berada di perbukitan dan tebing serta sejenis tanah hitam.

Penulis Ragil

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *