“Tim reaksi cepat sudah dikerahkan ke wilayah terdampak,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam konferensi pers di Jakarta.
BNPB mencatat, gempa berpusat di laut pada kedalaman 80 kilometer dan memiliki mekanisme sesar naik (intraslab). Meskipun tergolong dalam, gempa tetap menyebabkan guncangan kuat di sejumlah wilayah pesisir Bengkulu.
Tidak ada laporan korban jiwa hingga saat ini. Namun, gempa mengakibatkan kerusakan pada ratusan rumah dan beberapa fasilitas umum. Rinciannya sebagai berikut:
Kota Bengkulu: 50 rumah rusak berat
Bengkulu Tengah: 2 rumah dan 1 unit PAUD rusak
Kelurahan Betungan: 8 rumah roboh
Fasilitas lainnya: 2 sekolah, 1 masjid, 1 kantor camat, dan 1 balai pertemuan mengalami kerusakan
Untuk mendukung penanganan awal, BNPB telah menyalurkan bantuan logistik tahap pertama berupa:
200 paket sembako
50 tenda keluarga
100 selimut
100 matras
50 velvet
Makanan siap saji
Tenda pengungsian dan tenda posko
“Langkah darurat ini dilakukan sambil menunggu hasil kaji cepat di lapangan. Jika diperlukan, akan dibuka dapur umum dan pos pengungsian tambahan,” ujar Abdul Muhari.
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, juga telah meninjau langsung lokasi terdampak bersama sejumlah pejabat terkait beberapa jam setelah gempa terjadi. Ia memastikan proses pendataan kerusakan berlangsung cepat dan akurat. Laporan lengkap akan disampaikan setelah seluruh tim kaji cepat selesai bekerja di lapangan.
BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi demi mencegah kepanikan.
Editor,abahroy
Pewarta: Feronike Agusfriana (Rattu)
![]()
