Menelusuri Peran Legislator di Balik Panggung Demokrasi: Ineu Purwadewi Sundari Kupas Tuntas Dunia Legislasi di UNMA

MAJALENGKA – Aswinnews.com – Dalam upaya menanamkan kesadaran kritis tentang peran dan fungsi legislator kepada generasi muda, Universitas Majalengka (UNMA) menggelar Kuliah Umum bertema “Dari Konseptualisasi hingga Implementasi: Memahami Seluk-beluk Pembentukan Undang-Undang dan Pola Pikir Legislator yang Efektif”. Acara ini diselenggarakan oleh Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) UNMA dan berlangsung di Auditorium kampus, Rabu (21/5/2025), dengan diikuti lebih dari 200 peserta dari kalangan mahasiswa lintas fakultas.

Hadir sebagai narasumber utama, Dr. Hj. Ineu Purwadewi Sundari, S.Sos., M.M., Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Dapil SMS (Sumedang, Majalengka, Subang), yang membedah proses legislasi dari perspektif praktis dan politik. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa pemahaman yang utuh mengenai legislasi bukan hanya soal pasal dan ayat, tetapi juga strategi berpikir kritis, negosiasi, dan keberanian menyuarakan kepentingan publik.

“Saya mendorong mahasiswa untuk aktif berorganisasi. Di sanalah karakter terbentuk, kepemimpinan diasah, dan jiwa kritis dibangun. Proses legislasi itu bukan ruang steril, tapi medan interaksi ide dan kepentingan,” ujar Ineu.

Kuliah umum ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh dan unsur Forkopimda, di antaranya: Bupati Majalengka yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan H. Rd. Muhammad Umar Ma’ruf, S.Sos., M.Si, Dandim 0617/Majalengka yang diwakili Pgs Kasdim, Kapolres Majalengka diwakili Kapolsek, serta perwakilan dari Danyonif R 321/GT. Dari pihak kampus, acara dibuka oleh Wakil Rektor III UNMA dan Ketua MPM UNMA.

Dalam sambutannya, Umar Ma’ruf menggarisbawahi bahwa keterlibatan generasi muda dalam diskursus politik dan legislasi adalah bagian dari pendidikan demokrasi. Ia menyebut kegiatan ini sebagai salah satu bentuk tanggung jawab perguruan tinggi dalam membangun kesadaran kebangsaan.

“Kami hadir mewakili Pemkab Majalengka dan mendukung penuh kegiatan ini. Fungsi legislator harus dipahami sebagai bagian penting dari sistem pemerintahan demokratis,” katanya.

Sorotan Investigatif: Minimnya Literasi Legislasi di Kalangan Mahasiswa

Meski kegiatan berlangsung sukses, namun dari hasil pengamatan tim Aswinnews, masih banyak mahasiswa yang belum memahami mekanisme kerja legislator secara utuh. Beberapa peserta mengaku baru mengetahui bahwa proses legislasi melibatkan tahapan panjang mulai dari penyusunan naskah akademik hingga lobi politik di ruang komisi. Situasi ini menunjukkan masih rendahnya literasi politik substantif di kalangan mahasiswa daerah.

Kuliah umum ini diakhiri dengan sesi diskusi, penyerahan cenderamata kepada narasumber, serta foto bersama. Para peserta mengaku antusias dan berharap kegiatan seperti ini bisa rutin digelar dengan pendekatan yang lebih interaktif.

“Kami jadi lebih terbuka melihat proses legislasi. Ternyata tidak semudah yang dibayangkan dan sangat strategis peran seorang anggota dewan,” ujar salah satu mahasiswa peserta.

Kegiatan ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi kampus untuk lebih aktif menghadirkan ruang-ruang edukatif yang membahas kebijakan publik secara kritis dan membumi, membekali mahasiswa dengan wawasan yang tidak hanya teoritis tetapi juga aplikatif.


Penulis: Aris | Editor: KenzoAswinnews.com – Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *