Indramayu – Aswinnews.com Dinas Perpustakaan dan Arsip (DPA) Kabupaten Indramayu melalui Bidang Pengelolaan Perpustakaan dan Pelestarian Bahan Pustaka (P3BP) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal Indramayu, Kamis (15/5/2025). Kegiatan berlangsung di Aula Bappeda Litbang Indramayu, Jl. Letnan Jenderal S. Parman No.15, Margadadi, Indramayu.
Program ini diikuti oleh 60 peserta terpilih dari kalangan pustakawan, pengelola perpustakaan, pegiat literasi, pelajar, mahasiswa, guru, hingga masyarakat umum yang peduli terhadap pelestarian budaya lokal. Sebelumnya, peserta disaring melalui seleksi naskah bertema literasi berbasis budaya Indramayu.
“Bimtek ini menjadi upaya kami melestarikan kekayaan budaya Indramayu sekaligus mendorong masyarakat untuk menuliskannya agar terdokumentasi dengan baik,” ujar Kepala Bidang P3BP DPA Indramayu, Ninin Nurwulan, S.Sos.
Mendorong Penulisan Budaya dari Akar Rumput
Tiga narasumber hadir membagikan ilmu dalam bimtek ini: Minanto (penulis & ahli sastra), Surya Nanung (pegiat literasi), dan Ika Rizkiyah (sejarawan pendidikan). Peserta dibekali teknik menulis dan cara menggali data budaya dari lingkungan sekitar.
Para peserta diwajibkan mengirimkan naskah dengan tema besar “Kekayaan Budaya dan Kearifan Lokal Kabupaten Indramayu”, mencakup subtema seperti permainan tradisional, kuliner khas, potensi wisata, kesenian, serta tradisi masyarakat. Karya-karya terpilih nantinya akan diterbitkan dalam bentuk antologi oleh Perpusnas Press.
Antusiasme & Harapan Peserta dan Narasumber
Salah satu peserta, H. Sujaya, guru SMP, mengaku antusias mengikuti bimtek ini.
“Saya senang bisa berbagi pengalaman dan menggali kembali kekayaan budaya Indramayu. Apalagi karya kami nanti diterbitkan, itu menjadi kebanggaan,” ujarnya.
Sementara itu, Minanto, narasumber sekaligus penulis sastra, menekankan pentingnya mendokumentasikan budaya lokal dari pengalaman pribadi masyarakat.
“Bimtek ini baru pertama diadakan, tujuannya sederhana tapi bermakna: agar masyarakat, termasuk siswa dan guru, terdorong menulis tentang budaya yang mereka jalani sehari-hari. Harapannya, karya-karya ini bisa menjadi referensi utama bagi generasi berikutnya di Indramayu,” jelas Minanto.
Ia berharap bimtek ini menjadi program berkelanjutan, dengan hasil penulisan yang didistribusikan ke sekolah, kampus, dan perpustakaan di Indramayu.
Penulis: Thoha Editor: Kenzo Aswinnews.com | Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang dan Ter-Update
Kota Langsa – Aswinnews. com- Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, S.E., turun langsung…
Effort to Increase Protection for Workers in 5 Sectors in Lampung Province under the HUKATAN…
BANDAR LAMPUNG – Aswinnews.com – Dewan Pengurus Pusat Federasi Serikat Buruh Kehutanan, Industri Umum, Perkayuan,…
MERANTI, Aswinnews.com – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menyambut secara resmi kunjungan lawatan…
BENGKULU – Aswinnews.com – Seorang warga Kota Bengkulu bernama Miya mengaku tidak mendapatkan pelayanan di…
LHOKNGA – Aswinnews.com – Indonesian Rupiah banknotes that are no longer fit for circulation have…