Categories: Opini

MUNAS III LP3KN

JAKARTA – ASWINNEWS.COM – Menteri Agama RI membuka acara Musyawarah Nasional III Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik  (Munas III LP3K) bertempat di Auditorium Kementerian Agama RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, dari tanggal 9-11 Mei 2025, yang diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM (Uskup Bogor) dan Mgr. Valentinus Saeng, CP (Uskup Sintang) yang dihadiri utusan dari 38 provinsi serta berbagai keuskupan.

Pesta Paduan Suara Gereja Katolik (Pesparani) tidak lagi sekadar dipandang sebagai ajang kompetisi seni religius melainkan sebagai ‘pusat kreativitas umat dan ruang Pendidikan karakter’ tegas Menag Nasaruddin Umar. Bahwa seni dan agama sejatinya bukan dua hal yang saling bertentangan, melainkan pilar yang saling menguatkan dalam membangun peradaban, tegas beliau.  Dan lebih mengarah kepada pembinaan dan pengembangan nilai budaya dan nilai rohani sebagai ruang strategis dalam merawat kebhinekaan dan semangat kebangsaan yang tergabung dalam  Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN).

Mgr. Paskalis dalam homilinya menekankan pentingnya menjadikan Pesparani sebagai pesta iman yang menyatukan umat Katolik dari seluruh Indonesia dalam semangat persaudaraan. Hal ini sejalan dengan pesan Paus Fransiskus dan juga semangat Paus Leo XIV yang baru saja terpilih, yang menyerukan pentingnya persaudaraan dan persatuan dalam keragaman.

Dari perspektif Gereja, bahwa Pesparani mengajak umat menjadikan musik liturgi sebagai media dialog budaya dan lintas generasi. “Musik adalah bahasa iman yang mampu menciptakan harmoni hidup bersama,” lanjut uskup Bogor itu.

Pesparani juga sebagai cerminan wajah Gereja Katolik yang menyatu dengan nilai-nilai budaya lokal, ujar Ketua Umum LP3KN, Muliawan Margadana. Menurutnya, nilai cinta tanah air dan iman yang berpadu dalam Pesparani menjadi warisan spiritual sekaligus kultural bangsa. Ia juga mengagumi visi besar Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, yang mencetuskan gagasan Kurikulum Berbasis Cinta. “Konsep Kurikulum Berbasis Cinta yang diinisiasi Kemenag menjadi penanda kuat yang mencerminkan semangat kebangsaan yang luar biasa,” ungkap Muliawan pada Minggu (11/5/2025).

“Semangat Pesparani ini yang memadukan iman dan cinta tanah air,” lanjut Muliawan. Ia menambahkan bahwa Pesparani adalah salah satu wajah Gereja Katolik Indonesia yang berakar pada budaya bangsa

Ia pun mengapresiasi dukungan Kementerian Agama (Kemenag) yang sejak awal konsisten mendorong Pesparani sebagai wadah harmoni nasional. Beliau juga menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Kementerian Agama RI atas dukungan penuh terhadap terselenggaranya Munas III LP3K ini.

Menag juga menyoroti peran seni dalam menjembatani generasi dan kelompok yang berbeda. Dan “Seni mampu menyatukan yang berbeda tanpa menghapus identitas. Di sinilah kekuatan kita sebagai bangsa: pada keberagaman yang saling menerima,” ujarnya.

Mgr. Valentinus Saeng (Uskup Sintang) menambahkan, Pesparani merupakan pesta iman yang menyatukan umat Katolik dari seluruh penjuru Indonesia. “Ini momentum mempererat persaudaraan lintas budaya dan wilayah,” ujarnya.

Menurut Ketua Panitia Munas, Reginal Capah, Munas kali ini menitikberatkan pada perumusan arah strategis Pesparani ke depan, termasuk penentuan tuan rumah penyelenggaraan berikutnya.

“Semoga semangat iman dan cinta Tanah Air yang dibawa peserta dapat menginspirasi gerakan serupa di daerahnya masing-masing,” tutupnya.  (frans)

Kartolo

Recent Posts

SMK Kartanegara Wates: Buktikan Diri Menjadi Kontestan Terbaik Se-Jawa Timur

Kediri -aswinnews.com- Sisawa Kelas XI tehnik Pengelasan dan Fabrikasi Logam ( TPFL ) 1 dari…

3 jam ago

Dari Medan Senyap ke Aksi Nyata: Putra Aceh Bongkar 65 Kg Narkoba Dalam Waktu Singkat

BANDA ACEH – AswinNews.com — Ada bentuk kerja yang tak membutuhkan sorak sorai, namun dampaknya…

4 jam ago

“PROGRAM JUMPA BERLIAN” (Jumat Pagi Bersih Lingkungan) di SMAN 1 Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya

Tasikmalaya – AswinNews.com — SMAN 1 Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya terus berinovasi dalam menciptakan lingkungan sekolah…

5 jam ago

INFISA: Kemenlu RI Dituding Lamban Tangani Pemulangan 13 Pelaut WNI

JAKARTA – AswinNews.com — Indonesian Fisherman Association (INFISA) kembali menyuarakan desakan darurat kepada Pemerintah Republik…

7 jam ago

SMK Negeri 2 Subang Gelar Evaluasi Program Sekolah, Perkuat Kolaborasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Subang – AswinNews.com — SMK Negeri 2 Subang menggelar kegiatan evaluasi program sekolah yang melibatkan…

8 jam ago

MENANG SIDANG PUTUSAN SELA PAUD AL AMIN, PENGACARA DINI : TIDAK DALAM KATEGORI NE BIS IN IDEM.

Kuasa Hukum PAUD AL - Amin, Adv.Riski Dini Hasanah.S.H. memenangkan sidang putusan sela dalam perkara…

8 jam ago