MAN 1 Bengkulu Tegaskan Pembelian Seragam Tidak Wajib, Orang Tua Bebas Menentukan Sesuai Kemampuan

BENGKULU, Aswinnews.com – Menjelang dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027, beredar informasi mengenai paket seragam dan perlengkapan sekolah bagi siswa baru MAN 1 Bengkulu dengan kisaran harga Rp3,6 juta hingga Rp3,8 juta. Menanggapi hal tersebut, pihak sekolah menegaskan bahwa pembelian seragam tidak diwajibkan melalui penyedia tertentu.

Kepala MAN 1 Bengkulu, Hendri Kuswiran, mengatakan sekolah memberikan kebebasan kepada orang tua untuk memenuhi kebutuhan seragam sesuai kemampuan ekonomi masing-masing.

«”Kami tidak mewajibkan siswa baru membeli seragam di satu tempat. Orang tua bebas membeli di mana saja. Bahkan, jika memiliki seragam milik kakak atau kerabat yang masih layak dipakai, silakan digunakan. Tidak akan ada perbedaan perlakuan antara siswa yang memakai seragam baru maupun seragam lama,” tegas Hendri, Rabu (1/7/2026).»

Menurut Hendri, bagi keluarga yang mengalami kesulitan ekonomi, sekolah juga membuka kesempatan memperoleh bantuan melalui Baznas dengan melampirkan surat keterangan tidak mampu.

Pernyataan tersebut, lanjutnya, sekaligus meluruskan anggapan bahwa sekolah mengarahkan atau mewajibkan pembelian paket seragam tertentu. Ia menegaskan keputusan pembelian sepenuhnya berada di tangan orang tua sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing.

Sementara itu, pemilik Konveksi Misya, Suma Misya, juga membantah adanya kerja sama khusus maupun kewajiban bagi siswa MAN 1 Bengkulu membeli seragam di tempat usahanya.

«”Kami tidak pernah mewajibkan orang tua murid membeli seragam di sini. Orang tua bebas membuat seragam di tempat lain. Kalau membeli di tempat kami memang tersedia dalam bentuk paket lengkap agar lebih praktis,” ujarnya saat ditemui tim investigasi.»

Suma menegaskan tidak ada Memorandum of Understanding (MoU) atau perjanjian kerja sama resmi antara Konveksi Misya dengan MAN 1 Bengkulu.

Menurutnya, paket yang ditawarkan disusun berdasarkan kebutuhan siswa selama menempuh pendidikan. Untuk siswa perempuan, misalnya, paket tersebut meliputi beberapa stel seragam, hijab, sepatu, kaus kaki, ikat pinggang, hingga jaket atau almamater.

Ia menambahkan, harga paket disesuaikan dengan kualitas bahan yang digunakan.

«”Kami menggunakan bahan yang terbaik di kelasnya. Masyarakat bisa membandingkan sendiri kualitasnya. Ada harga, tentu ada kualitas,” pungkasnya.»

Dengan adanya penjelasan dari pihak sekolah maupun pihak konveksi, diharapkan masyarakat memperoleh informasi yang utuh bahwa pembelian seragam di MAN 1 Bengkulu tidak bersifat wajib melalui penyedia tertentu. Orang tua tetap memiliki kebebasan menentukan tempat pembelian maupun memanfaatkan seragam yang masih layak pakai, sehingga proses pendidikan dapat berjalan dengan mengedepankan asas keterjangkauan, kenyamanan, dan tidak memberatkan wali murid.


Pewarta: Mimi (Feronike Agusfriana) l Redaksi Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upadate

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *