Jakarta, Aswinnews.com – Presiden Republik Indonesia, , memberikan tanggapan terhadap ulasan internasional berjudul “Archipelagoing Fast” yang terbit pada 16 Mei 2026. Melalui tulisan yang dipublikasikan pada 10 Juni 2026, Prabowo menjelaskan arah kebijakan pemerintah sekaligus menegaskan komitmennya dalam menjaga demokrasi dan mempercepat pembangunan nasional.
Dalam tulisannya, Prabowo menegaskan bahwa kritik merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi dan selalu menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah. Namun, menurutnya, sebagian kritik yang ditujukan kepada Indonesia kerap tidak sepenuhnya melihat kondisi riil yang dihadapi masyarakat serta tantangan pembangunan yang ada.
Presiden membela sejumlah program prioritas pemerintah yang saat ini tengah dijalankan, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis, pembangunan dan revitalisasi sekolah, pemeriksaan kesehatan gratis, Sekolah Rakyat berasrama bagi keluarga kurang mampu, hingga pembentukan Danantara sebagai instrumen penguatan pengelolaan aset negara.
Menurut Prabowo, berbagai kebijakan tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan mendasar masyarakat sekaligus mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Selain itu, ia juga menyinggung peran berbagai lembaga negara, termasuk kepolisian dan TNI, yang dinilai turut berkontribusi dalam mendukung pembangunan serta membantu penanganan berbagai persoalan masyarakat di lapangan.
Tanggapan tersebut disampaikan sebagai respons atas sejumlah penilaian internasional mengenai kondisi demokrasi dan arah pembangunan Indonesia. Prabowo menilai Indonesia sering kali dipandang hanya melalui sejumlah insiden tertentu tanpa memperhatikan capaian pembangunan, stabilitas ekonomi, serta upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Dalam penjelasannya, Presiden menegaskan bahwa pemerintah mengedepankan pendekatan yang pragmatis dan berorientasi pada hasil nyata. Beberapa langkah yang telah dilakukan antara lain penyederhanaan distribusi pupuk subsidi yang sebelumnya terhambat berbagai regulasi, penyaluran puluhan ribu pompa air untuk mendukung sektor pertanian, peningkatan harga pembelian gabah guna melindungi pendapatan petani, serta perluasan Program Makan Bergizi Gratis untuk mengatasi stunting dan kekurangan gizi.
Pemerintah juga mengklaim berhasil melakukan efisiensi anggaran negara lebih dari Rp300 triliun, memperkuat digitalisasi sistem perpajakan dan tata kelola ekspor, serta mendorong pengembangan energi terbarukan, biodiesel B50, dan kendaraan listrik guna memperkuat ketahanan energi nasional.
Prabowo menegaskan bahwa Indonesia akan tetap berada di jalur demokrasi. Ia mengingatkan bahwa dirinya memperoleh mandat dari lebih dari 90 juta pemilih pada Pemilu 2024 dan berkomitmen menjalankan pemerintahan yang terbuka, akuntabel, serta siap menerima kritik dari berbagai pihak.
Menurutnya, demokrasi Indonesia harus mampu menghadirkan stabilitas, kesopanan, dan kemajuan, bukan sekadar perdebatan politik yang berkepanjangan. Pemerintah, kata dia, akan menjawab berbagai kritik melalui hasil pembangunan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Sebagai pemerintah, kami akan menjawab kritik bukan dengan retorika, tetapi dengan hasil yang dapat diukur oleh siapa pun, di mana pun. Inilah jalan yang kami pilih,” tegas Prabowo.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa pemerintah Indonesia akan terus menjalankan agenda pembangunan nasional dengan pendekatan yang berorientasi pada hasil, sembari tetap menjaga prinsip-prinsip demokrasi dan keterbukaan dalam tata kelola pemerintahan.
Pewarta: Mimi (Feronike.A) l Redaksi Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upadate
![]()
