Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Pidie Resmi Tandatangani MoU Cetak Sawah Baru dengan Kementerian Pertanian

Pidie – AswinNews.com — Kamis, 14 Mei 2026 — Pemerintah Kabupaten Pidie terus memperkuat komitmen dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui program perluasan lahan pertanian dengan kontrak konstruksi kegiatan Cetak Sawah Tahun Anggaran 2026.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, dengan Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian di Hotel The Margo, Depok, Jawa Barat, Rabu (13/05/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Pidie didampingi Kepala Dinas Pertanian Pidie, Hasballah, SP.MM, Dandim 0102/Pidie Letkol Abdul Hadi, serta Kabag Prokopim Setdakab Pidie Fahmi, S.STP., M.Si. Sementara penandatanganan dilakukan bersama Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian, Dr. Hermanto, M.P.
“Dari usulan 1000 hektar, Kabupaten Pidie mendapat alokasi 304 hektar areal dari hasil seleksi tim geospasial Kementan yang tersebar di sepuluh kecamatan,” kata Juru Bicara Bupati Pidie, Andi Firdhaus, SH, CPM.
Tim Geospasial merupakan tim khusus yang memetakan berbagai objek geografis menggunakan teknologi modern seperti pemetaan digital, drone, dan satelit.

Adapun lokasi cetak sawah baru tersebut tersebar di sepuluh kecamatan, yaitu Kecamatan Tangse, Glp Tiga, Tiro, Mutiara Timur, Padang Tiji, Muara Tiga, Titeu, Delima, Mila, dan Glp Baro.

“MoU ini menjadi langkah awal untuk mempercepat pelaksanaan teknis di lapangan agar target perluasan areal sawah dapat tercapai tepat waktu,” ujar Andi.

MoU tersebut juga menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Pidie dalam mendorong peningkatan produksi pangan, khususnya padi, melalui optimalisasi dan pembukaan lahan sawah baru di sejumlah wilayah potensial di Kabupaten Pidie.

Andi menyampaikan bahwa program cetak sawah baru merupakan bagian dari upaya daerah untuk memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat.

“Program ini bukan hanya untuk meningkatkan luas tanam, tetapi juga menjadi upaya nyata dalam menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Pidie,” jelasnya.

Ia menambahkan, kerja sama tersebut diharapkan mampu mempercepat realisasi program pertanian produktif yang berkelanjutan, sekaligus membuka peluang dukungan teknologi, pendampingan, dan penguatan infrastruktur pertanian di daerah.

Pemerintah Kabupaten Pidie juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat maupun berbagai pihak terkait guna memastikan program cetak sawah baru berjalan efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Melalui program ini, Kabupaten Pidie diharapkan dapat menjadi salah satu daerah penyangga pangan yang mampu meningkatkan produktivitas pertanian secara signifikan di Aceh,” kata Andi.

Pada kegiatan tersebut, Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian, Dr. Hermanto, M.P menjelaskan bahwa Program Cetak Sawah merupakan program unggulan Kementerian Pertanian untuk menjamin ketahanan pangan nasional dengan cara menambah luas areal tanam.

Sehingga pelaksanaannya dapat dilakukan melalui dua jalur, yaitu kerja sama dengan penyedia jasa maupun dengan instansi pemerintah lainnya yang menggunakan skema swakelola.

Kontributor: Humas Setdakab Pidie

🖊️ Jurnalis: Drs. M. Isa Alima
✍️ Redaksi AswinNews.com – Tajam, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *