Geusyik (Kades) Perempuan Pertama Unggul Dalam Pilkades Di Kabupaten Pidie

Penulis: Drs. Isa Alima | Editor: Rahmat Kartolo | Aswinnews – Tajam, Berimbang, dan Ter-Update

Kembang Tanjung, Pidie – Aswinnews.com
Sejarah baru tercipta di Gampong Krueng Dhoe, Kecamatan Kembang Tanjung, Kabupaten Pidie. Mutia Kumala, seorang pensiunan guru berusia 63 tahun, berhasil meraih suara terbanyak dalam Pemilihan Keuchik (Pilkades) yang digelar pada Minggu, 16 November 2025. Kemenangan ini menjadikannya sebagai Geusyik (Kepala Desa) perempuan pertama di wilayah tersebut.

Pilkades yang digelar di halaman Meunasah Gampong Krueng Dhoe itu diikuti oleh dua kandidat, yakni Mutia Kumala dan Safrizal, seorang wiraswastawan berusia 41 tahun.

Acara pemilihan turut dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Kapolsek Kembang Tanjung AKP Azwar Effendi, perwakilan Danramil 08 Kembang Tanjung Sertu Ade Fitriawan, Kasi Pemerintahan Kecamatan Kembang Tanjung Julinawati, S.P., serta para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ratusan warga setempat.

Dari total 130 pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), sebanyak 113 warga menggunakan hak pilihnya. Terdapat 3 suara rusak, sehingga total suara sah berjumlah 110 suara. Hasil akhir menunjukkan Mutia Kumala unggul tipis dengan 58 suara, sementara rivalnya Safrizal memperoleh 52 suara.

Kapolsek Kembang Tanjung, AKP Azwar Effendi, mengapresiasi pelaksanaan Pilkades yang berlangsung aman dan tertib. Ia berharap Geusyik terpilih dapat menjalankan amanah dengan baik demi kemajuan Gampong Krueng Dhoe.

“Kami mengucapkan selamat kepada Ibu Mutia Kumala. Semoga dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan membawa perubahan positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Sertu Ade Fitriawan dari Danramil 08 Kembang Tanjung mengimbau warga untuk tetap menjaga persatuan dan mendukung program-program Geusyik terpilih.

“Meskipun berbeda pilihan, kita tetap satu. Mari bersatu membangun Gampong Krueng Dhoe menjadi lebih baik,” katanya.

Kemenangan Mutia Kumala sebagai Geusyik perempuan pertama di Gampong Krueng Dhoe diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi perempuan-perempuan lain di Kabupaten Pidie untuk lebih aktif berpartisipasi dalam pembangunan desa.


Redaksi Aswinnews.com

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *