NGANJUK, Aswinnews.com – Ketua Asosiasi Wartawan Internasional (Aswin) DPC Nganjuk mengecam keras terhadap oknum yang mengaku ketua wartawan Kabupaten Nganjuk yang diduga melakukan penyalahgunaan wewenang bahkan melakukan intimidasi dan pemerasan terhadap Kepala Desa Tekenglagahan Kecamatan Loceret.
Hasil yang dihimpun media Aswinnews.com, beberapa hari ini beredar viral di sebuah group WhatsApp sebuah voice note dan masangger chat dari oknum yang mengaku ketua wartawan kabupaten Nganjuk yang diduga kuat melakukan intimidasi permintaan sejumlah uang dengan dalih bahwa di bulan September sampai Desember nanti ada pemeriksaan terhadap seluruh Kepala Desa Kabupaten Nganjuk, saya peran utama untuk membantu bapak, untuk menyelamatkan pemeriksaan, saya minta tolong dibantu segera di jawab,” sebutnya di sebuah percakapan voice note,
Selanjutnya dalam percakapannya di masangger WhatsApp bersama Kepala Desa Tekenglagahan , oknum yang mengaku ketua wartawan di Kabupaten Nganjuk tak segan segan diduga meminta sejumolah uang dengan cara mengirimkan nomer rekening kepada kepala desa teken glagahan sembari mengutarakan kata,”udah dibilang pimpinan media kok masih tanya medianya apa pak, gak tau rupanya pak kades ini pimpinan media kabupaten Nganjuk di bilang medianya apa, gimana pertanyaan bapak itu, makanya kalau ke kota dilihat itu papan reklame di jalan itu, foto saya terpampang itu, apa jabatan saya, masak tidak di perhatikan,” jelasnya dengan nada terkesan emosi
Sunyoto HS Ketua Asosiasi Wartawan Internasional (Aswin) DPC Nganjuk mengatakan, perbuatan oknum yang mengaku sebagai ketua wartawan di Nganjuk sudah di luar batas tugas pokok dan fungsi wartawan, dengan adanya bukti kuat voice note dan masangger chat WhatsApp oknum yang mengaku ketua wartawan Nganjuk sudah masuk unsur intimidasi dan pemerasan, demi menjaga marwah wartawan dan kondusifitas di Kabupaten Nganjuk, kami sangat mengecam keras perbuatan yang dilakukan oknum yang mengaku ketua wartawan Nganjuk dan kami mendesak agar Kepala Desa Teken Glagahan membawa persoalan ini ke pihak aparat penegak hukum wilayah Nganjuk. Aparat penegak hukum Agar bisa di mengusut tuntas persoalan dan perbuatan yang dilakukan oleh oknum yang mengaku ketua wartawan di Nganjuk, dengan voice note dan hasil masangger chat whatsapp sudah cukup untuk bukti kuat dan apalagi nomor Hand Phon (Hp) yang diduga dibuat melakukan intimidasi terhadap kepala desa juga jelas,” ungkap ketua Aswin DPC Nganjuk Penulis : Sunyoto
![]()
