🖊️ Penulis: Rikardo Namona S.E.
✍️ Editor: Kenzo
🗞️ Redaksi Aswinnews.com – Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
Langkat, 20 September 2025 – Suasana meriah menyelimuti Jambur Teras Bahorok, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sabtu (20/09), saat digelarnya ajang Bahorok Fight Championship (BFC). Sebanyak 42 petarung ikut ambil bagian dalam pertandingan yang diprakarsai para pemuda setempat.
Event ini dipimpin oleh Ketua Panitia Ridho Telaumbanua, dengan Dana Hutapea sebagai sekretaris, serta dukungan tim teknis dari komunitas Salam Dari Binjai (SDB).
Ajang untuk Bibit Baru dan Pencegahan Kenakalan Remaja

Ridho Telaumbanua dalam keterangannya menjelaskan bahwa ajang BFC bukan sekadar pertandingan, melainkan wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan energi ke arah positif.
“Tujuan kami adalah mencari bibit-bibit baru agar mereka bisa mengasah kemampuan di cabang olahraga tinju. Selain itu, kami ingin para pemuda terhindar dari hal-hal negatif seperti narkoba, minuman keras, maupun pergaulan bebas,” ungkap Ridho.
Menurutnya, ke depan BFC diharapkan menjadi agenda olahraga rutin di Bahorok sebagai bentuk komitmen membangun kualitas generasi muda melalui sportivitas.
Lahirkan Juara Baru

Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, gelar juara berhasil diraih oleh Rafi, petarung influencer asal Binjai, setelah menundukkan fighter dari Bahorok.
Kemenangan tersebut disambut sorak sorai penonton, sekaligus menjadi bukti bahwa olahraga tinju di tingkat lokal mampu menarik perhatian masyarakat luas.
Lokasi dan Dukungan
Acara digelar di Jambur Teras, Pekan Bahorok, tepat di depan Kantor Camat Bahorok, dengan dukungan penuh dari pemuda-pemudi setempat. Antusiasme masyarakat yang hadir juga menambah semaraknya acara.
Catatan Redaksi
Penyelenggaraan Bahorok Fight Championship (BFC) membuktikan bahwa olahraga dapat menjadi media efektif untuk membina generasi muda, sekaligus mengurangi potensi penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja.
Aswinnews menilai, event seperti ini perlu mendapat dukungan dari pemerintah daerah dan organisasi olahraga resmi, agar para atlet muda memiliki jalur pembinaan yang lebih jelas, sekaligus mengharumkan nama daerah di level yang lebih tinggi.
![]()
