Aswinnews.com | Semarang
Mahasiswa semester 5 Program Studi Pendidikan Bahasa Jawa, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang (UNNES), mengikuti perkuliahan Micro Teaching yang menarik. Pada kesempatan tersebut, mereka berlatih praktik keterampilan membuka dan menutup pertemuan pembelajaran di sekolah.
Menurut dosen pengampu, Nur Fateah, keterampilan membuka pelajaran membutuhkan teknik khusus agar suasana kelas menjadi hidup. Beberapa strategi yang dapat dilakukan guru antara lain:
Menarik perhatian siswa dengan sapaan bersemangat atau humor ringan.
Memberi motivasi melalui kata-kata atau aktivitas yang membangkitkan semangat belajar.
Memberi acuan dengan menyampaikan gambaran jelas mengenai materi yang akan dipelajari.
Tidak kalah penting, menutup pelajaran juga memerlukan keterampilan tersendiri. Nur Fateah menjelaskan beberapa cara yang bisa diterapkan guru, yakni:
Ringkasan pembelajaran dengan merangkum poin utama.
Tautan dengan tujuan pembelajaran agar siswa memahami relevansinya.
Evaluasi siswa melalui pertanyaan singkat atau diskusi reflektif untuk mengukur pemahaman.
“Dengan mempelajari materi ini, mahasiswa dapat meningkatkan keterampilan mereka dalam membuka dan menutup pertemuan pembelajaran di sekolah. Keterampilan ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan mendukung,” ujar Nur Fateah.
Kegiatan Micro Teaching ini diharapkan dapat membekali calon guru Bahasa Jawa dengan keterampilan pedagogik yang mumpuni sehingga siap menghadapi praktik nyata di sekolah.
Kontributor: Nur Fateah (Dosen PBSJ FBS UNNES)
Editor: Abahroy – Redaksi Aswinnews.com
![]()
