🖋️ Laporan Investigasi Aswinnews.com
Hambali – Andrian – Ali Asan, | 🗞️ Editor: Kenzo, |
Redaksi AswinNews.com – Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
Langkat, Aswinnews.com ~ 13 September 2025 —
Puluhan rumah warga di Lingkungan Banten, Kelurahan Pekan Kuala, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, kembali tergenang banjir setiap kali hujan turun. Ironisnya, persoalan ini telah berlangsung bertahun-tahun, namun aduan warga nyaris tak pernah mendapat tanggapan serius dari aparat lingkungan maupun pihak kelurahan.
Fakta di Lapangan

Hasil pantauan tim Aswinnews menunjukkan parit yang seharusnya menjadi jalur utama aliran air hujan dalam kondisi tersumbat berat. Tumpukan sampah plastik, endapan tanah, serta rumput liar menutup sebagian besar aliran, menyebabkan air meluap ke pemukiman.
Seorang warga yang rumahnya berulang kali terendam banjir menuturkan, “Hujan sebentar saja, 10 menit, rumah saya sudah digenangi air. Ini bukan pertama kali, sudah sering terjadi. Kami sudah lapor ke kepala lingkungan, tapi sampai sekarang tidak ada tindakan.”

Warga lain menambahkan, kondisi banjir ini bukan sekadar ketidaknyamanan, tapi juga ancaman kesehatan. Air yang menggenang berhari-hari memicu bau tak sedap, jadi sarang nyamuk, dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Dugaan Kelalaian Aparat

Keluhan warga menguatkan dugaan adanya kurang perhatian dari pihak Kelurahan Pekan Kuala. Beberapa warga menilai aparat lingkungan terkesan pasif, meski pengaduan sudah berulang kali disampaikan.
Sumber internal Aswinnews menyebutkan bahwa program kebersihan saluran air sebetulnya masuk dalam agenda rutin kelurahan, namun di Lingkungan Banten kegiatan tersebut jarang terealisasi.
Harapan Warga
Masyarakat meminta agar pemerintah kelurahan segera mengambil langkah nyata, mulai dari normalisasi parit, pengerukan saluran, hingga mengadakan kerja bakti bersama warga. Selain itu, edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan juga dianggap penting sebagai solusi jangka panjang.
“Kami butuh tindakan nyata, bukan janji. Kalau dibiarkan terus, musim hujan mendatang bisa lebih parah,” tegas salah seorang tokoh warga.
Catatan Redaksi
Kasus di Lingkungan Banten ini menggambarkan lemahnya perhatian pemerintah tingkat kelurahan terhadap persoalan mendasar warga. Masalah banjir bukan hanya akibat curah hujan, melainkan akumulasi dari buruknya pengelolaan lingkungan, minimnya pengawasan, serta rendahnya kepedulian aparat terhadap keluhan masyarakat.
Redaksi mendorong agar Dinas PUPR, DLH, serta aparat kelurahan Pekan Kuala segera turun tangan. Banjir bukan hanya masalah teknis, tetapi juga menyangkut hak dasar warga untuk hidup sehat, aman, dan layak.
![]()
