🖋️ Penulis: Harry – Kaperwil Riau
✍️ Editor: Kenzo
Redaksi AswinNews.com – Tajam, Akurat, Berimbang, dan Ter-Update
MERANTI – ASWINNEWS.COM
Setelah tiga hari dinyatakan hilang saat menyadap getah karet, Darwis alias Koyan (72), warga Jalan Sentosa, Desa Maini Darul Aman, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat, Senin (8/9/2025) pagi.
Koyan yang hilang sejak Sabtu (6/9/2025), ditemukan seorang warga sekitar pukul 06.00 WIB. Saat ditemukan, ia tampak lemah dan duduk di belakang mushola.
“Alhamdulillah, korban sudah kembali ke rumah dalam kondisi sehat. Namun, saat ditanya, ia mengaku merasa dibawa ke tempat lain oleh makhluk gaib dan diberi makan daging pelanduk,” ungkap Bidang Logistik BPBD Kepulauan Meranti, Ardath S.IP.
Menurut Ardath, lokasi penemuan hanya berjarak sekitar dua kilometer dari titik awal Koyan dilaporkan hilang. Sebelumnya, pencarian difokuskan di Desa Maini Darul Aman dan Desa Tenan, lokasi terakhir korban terlihat.
Kepala Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti, Prima Herrie, membenarkan penemuan tersebut. Ia menyebutkan korban ditemukan dalam kondisi lemah namun sadar, oleh warga yang kebetulan sedang menyadap getah karet.
Kronologi Hilangnya Korban
Pada Sabtu pagi (6/9/2025), Koyan berangkat ke kebun bersama istrinya, Sutini (67), dan anaknya, Marsinah (34). Dalam perjalanan, ia berhenti sebentar untuk buang air di dekat kebun.
Tak lama kemudian, istrinya mendengar suara sepeda motor milik Koyan menjauh. Mengira suaminya pindah lokasi, Sutini melanjutkan pekerjaannya. Namun hingga selesai, Koyan tak kembali.
Setelah pulang, keluarga cemas dan kembali mencari ke kebun. Mereka hanya menemukan sepeda motor dan pakaian Koyan.
Sekitar pukul 14.00 WIB, keluarga melapor ke Kepala Desa Maini Darul Aman, M. Safuan, yang kemudian meneruskan laporan ke pihak kepolisian. Tim Polsek Tebingtinggi Barat bersama warga melakukan pencarian sejak Sabtu sore hingga Minggu (7/9/2025).
Pencarian akhirnya berhasil pada Senin pagi (8/9/2025), ketika Koyan ditemukan selamat meski dalam kondisi lemas.
Catatan Redaksi
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat yang bekerja di area perkebunan agar selalu berhati-hati dan tidak beraktivitas seorang diri di lokasi terpencil. Gunakan alat komunikasi dan informasikan keberadaan kepada keluarga untuk meminimalisasi risiko jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
![]()
